JAKARTA – Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita memberikan bocoran mengenai waktu pemberlakuan subsidi motor listrik di Jakarta guna mempercepat adopsi kendaraan ramah lingkungan di Indonesia dalam waktu dekat. Kebijakan strategis ini dirancang untuk memperkuat industri otomotif dalam negeri dengan memberikan insentif khusus bagi produsen yang mampu memenuhi kriteria kapasitas produksi yang telah ditetapkan pemerintah.
Pemerintah menekankan bahwa skema insentif ini tidak akan diberikan secara sembarangan, melainkan diprioritaskan bagi perusahaan nasional yang memiliki infrastruktur kuat. Target utama dari program ini adalah perusahaan yang mampu mencapai angka produksi hingga 1 juta unit motor listrik, sehingga diharapkan dapat tercipta ekosistem kendaraan listrik yang kompetitif dan terjangkau bagi masyarakat luas.
“Insentif ini akan diberikan kepada perusahaan nasional yang mampu memproduksi satu juta unit motor listrik,” tegas Menperin Agus Gumiwang saat menjelaskan arah kebijakan subsidi tersebut. Melalui langkah ini, pemerintah optimistis bahwa Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga basis produksi utama kendaraan listrik di Asia Tenggara yang mandiri dan berkelanjutan.

