RIO DE JANEIRO – Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah Indonesia untuk melakukan investasi besar-besaran di sektor ekonomi biru atau ekonomi kelautan saat menghadiri rangkaian agenda internasional di Rio de Janeiro, Brasil, pada Senin (18/11/2024). Langkah strategis ini diambil secara terukur untuk menjawab tantangan meningkatnya kebutuhan protein hewani masyarakat di tingkat global melalui optimalisasi sumber daya maritim.
Prabowo menyampaikan bahwa Indonesia memiliki potensi laut yang sangat luas dan belum tergarap secara maksimal, sehingga perlu adanya dorongan modal serta teknologi mutakhir. Beliau menekankan bahwa hilirisasi di sektor kelautan akan menjadi prioritas demi memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok pangan dunia. “Pemerintah akan melakukan investasi masif pada ekonomi kelautan atau ekonomi biru seiring dengan meningkatnya kebutuhan protein hewani global,” ujar Prabowo dalam keterangan resminya.
Selain fokus pada ketahanan pangan, investasi ini diharapkan dapat menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir di seluruh nusantara. Dengan pengembangan budidaya laut dan pengelolaan perikanan yang berkelanjutan, pemerintah optimistis sektor ekonomi biru akan menjadi salah satu pilar utama pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan.

