BATAM – Pemerintah Kota Batam bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kepulauan Riau resmi memperkuat sinergi untuk memberantas komplotan pencuri infrastruktur publik yang dikenal sebagai “rayap besi” di wilayah Batam pada pekan ini. Langkah strategis ini diambil sebagai respons cepat terhadap maraknya aksi pencurian dengan pemberatan (curat) yang menyasar berbagai fasilitas umum dan mengakibatkan kerusakan signifikan pada aset negara.
Aksi komplotan spesialis pencuri besi ini telah lama meresahkan warga karena merusak keindahan kota serta mengancam keamanan pengguna jalan. Dalam pertemuan tersebut, perwakilan pihak berwenang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas para pelaku demi menjaga ketertiban wilayah. “Pertemuan itu menjadi langkah konkret dalam merespons maraknya aksi pencurian dengan pemberatan terhadap berbagai infrastruktur publik yang dilakukan komplotan pelaku,” ujar juru bicara pihak terkait.
Selain penegakan hukum, kolaborasi ini juga mencakup peningkatan pengawasan di titik-titik rawan serta edukasi kepada masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas publik dari tangan-tangan jahil. Dengan sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan kepolisian, diharapkan aksi pencurian infrastruktur ini dapat segera dihentikan sehingga fasilitas umum di Kota Batam tetap berfungsi optimal bagi kepentingan masyarakat luas.

