JAKARTA – Aktivis Nahdatul Ulama (NU), Islah Bahrawi, mendatangi Mapolda Metro Jaya di Jakarta pada Rabu (10/6) guna menjalani pemeriksaan perdana terkait laporan dugaan tindak pidana penghasutan. Kehadiran pria asal Madura ini bertujuan untuk memberikan klarifikasi serta keterangan resmi kepada tim penyidik sebagai saksi terlapor atas dugaan penyebaran narasi provokatif yang dilaporkan sebelumnya.
Dalam keterangannya di hadapan awak media, Islah menegaskan komitmennya untuk bersikap kooperatif selama menjalani seluruh rangkaian proses hukum yang berlaku. “Saya datang hari ini untuk memenuhi panggilan penyidik sebagai bentuk warga negara yang patuh hukum dan saya akan menjelaskan fakta yang sebenarnya di dalam,” ujar Islah Bahrawi sebelum memasuki ruang pemeriksaan.
Pihak kepolisian saat ini masih terus melakukan pendalaman dengan mengumpulkan keterangan saksi-saksi dan alat bukti pendukung lainnya guna menentukan status hukum perkara ini lebih lanjut. Langkah pemeriksaan ini merupakan bagian dari prosedur kepolisian dalam menindaklanjuti setiap laporan masyarakat demi terciptanya ketertiban dan kepastian hukum di ruang publik.

