BALIKPAPAN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan resmi memulai strategi jangka panjang untuk meningkatkan partisipasi politik Generasi Z (Gen Z) di wilayah Balikpapan pasca-Pilkada Serentak 2024 guna menciptakan pemilih masa depan yang cerdas dan aktif. Langkah strategis ini diambil sebagai respons terhadap dinamika perubahan demografi pemilih yang menunjukkan bahwa kelompok muda akan menjadi motor penggerak utama dalam setiap pesta demokrasi mendatang.
Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono, mengungkapkan bahwa pihaknya saat ini tengah menjalankan instruksi strategis dari pusat yang berfokus pada keberlanjutan data dan kualitas pemilih. “KPU secara nasional menjalankan tiga agenda strategis, yaitu pemutakhiran data pemilih berkelanjutan, pendidikan pemilih, dan sosialisasi secara masif untuk menjangkau kelompok muda,” ujar Prakoso dalam keterangannya saat menjelaskan upaya membangun kesadaran politik di Balikpapan.
Melalui pendekatan yang berfokus pada edukasi politik, KPU berharap Gen Z tidak hanya sekadar memberikan hak suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS), tetapi juga mampu melakukan literasi politik yang kritis terhadap visi misi calon pemimpin. Program ini nantinya akan melibatkan berbagai institusi pendidikan dan komunitas anak muda agar pesan-pesan kepemiluan dapat diterima dengan cara yang lebih segar, relevan, dan efektif di tengah kemajuan teknologi informasi.

