SAMARINDA – Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Timur (Dinkes Kaltim) gencar mendorong pemberian vaksinasi dengue sebagai langkah strategis untuk menekan angka kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Kepala Dinkes Kaltim, Jaya Mualimin, menyatakan bahwa implementasi vaksin ini terbukti efektif dalam melindungi masyarakat dari risiko fatalitas dan penyebaran virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti.
Jaya Mualimin menjelaskan bahwa program vaksinasi tersebut telah memberikan dampak signifikan dalam menurunkan tingkat keparahan gejala pada pasien yang terjangkit. Cakupan vaksinasi yang merata diharapkan mampu menciptakan perlindungan jangka panjang bagi kelompok rentan.
“Implementasi pemberian vaksinasi dengue ini memang sangat efektif dalam menekan angka kasus kematian maupun kesakitan akibat DBD di wilayah kita,” tegas Jaya saat memaparkan keberhasilan program tersebut.
Selain mengandalkan vaksin, Dinkes Kaltim juga terus mengimbau masyarakat untuk tetap konsisten menjalankan gerakan 3M Plus dan menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya preventif tambahan.
Kolaborasi antara program imunisasi dan pola hidup bersih dinilai menjadi kunci utama dalam memutus rantai penularan DBD, terutama saat memasuki musim penghujan yang rawan terjadi lonjakan kasus.

