MOROWALI – Aparat kepolisian dari Polres Morowali saat ini tengah melakukan penyelidikan intensif terkait kasus pengeroyokan seorang pemuda hingga tewas yang terjadi di wilayah Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah. Insiden maut ini bermula ketika korban dituduh melakukan aksi pencurian sepeda motor, yang kemudian memicu kemarahan massa hingga berujung pada tindakan main hakim sendiri. Untuk mengungkap identitas para pelaku, penyidik telah memeriksa sedikitnya tujuh orang saksi yang berada di lokasi kejadian saat peristiwa tragis tersebut berlangsung.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa aksi kekerasan secara bersama-sama tidak dapat dibenarkan di mata hukum, apa pun alasannya. Saat ini, petugas sedang mengumpulkan bukti-bukti fisik di tempat kejadian perkara (TKP) serta memburu sejumlah orang yang diduga menjadi provokator dalam aksi pengeroyokan tersebut. “Kami saat ini sedang melakukan pengejaran terhadap pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti di tempat kejadian perkara guna memperjelas kronologi penyelidikan,” ujar perwakilan kepolisian setempat dalam keterangannya.
Hingga kini, situasi di area kejadian dilaporkan sudah mulai kondusif, namun personel kepolisian tetap disiagakan untuk mencegah potensi konflik susulan. Polisi juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan menyerahkan sepenuhnya proses hukum kepada pihak berwajib tanpa melakukan tindakan anarkis. Penuntasan kasus ini menjadi prioritas guna memberikan keadilan bagi korban serta memberikan efek jera terhadap perilaku main hakim sendiri di tengah masyarakat.

