By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Efektivitas New Manager Bounce di Premier League: Pelajaran Musim 2025/26
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Olahraga > Efektivitas New Manager Bounce di Premier League: Pelajaran Musim 2025/26
Olahraga

Efektivitas New Manager Bounce di Premier League: Pelajaran Musim 2025/26

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juni 1, 2026 6:01 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Diskusi mengenai dampak pergantian manajer di Premier League menyusul banyaknya pemecatan pelatih pada musim 2025/26. (Sumber: Transfermarkt)
SHARE

LONDON – Sebanyak 11 perubahan manajerial yang melibatkan 16 pelatih berbeda mengguncang kompetisi Premier League sepanjang musim 2025/26 di Inggris, memicu debat panas mengenai efektivitas fenomena ‘new manager bounce’. Gelombang pemecatan ini mencapai puncaknya saat Arne Slot resmi menjadi korban ke-12 di penghujung musim, yang memaksa praktisi sepak bola seperti Michael Carrick dan Liam Rosenior menganalisis apakah pergantian nahkoda di tengah jalan benar-benar memberikan dampak positif yang berkelanjutan bagi performa tim.

Michael Carrick menekankan bahwa stabilitas klub seringkali dikorbankan demi mengejar hasil instan yang tidak menentu. Menurutnya, ekspektasi pemilik klub terhadap pelatih baru sering kali tidak realistis jika melihat kompleksitas persaingan di Liga Inggris saat ini. Carrick menyatakan, “Perubahan manajer memang bisa memberikan energi baru, namun keberlanjutan taktik dan mentalitas jangka panjang jauh lebih krusial untuk kesuksesan sebuah klub di liga seketat ini.”

Data dari musim tersebut menunjukkan bahwa meskipun beberapa klub sempat mengalami tren positif sesaat setelah pergantian pelatih, banyak tim yang akhirnya kembali terpuruk atau bahkan terdegradasi. Hal ini membuktikan bahwa strategi pergantian pelatih secara mendadak bukan lagi solusi ajaib, melainkan perjudian besar yang berisiko merusak visi jangka panjang klub. Para pengamat pun kini mulai mempertanyakan kebijakan ‘pecat-pasang’ yang masih lazim diterapkan oleh jajaran direksi klub papan atas.

Kesimpulannya, fenomena ‘new manager bounce’ di Premier League musim 2025/26 terbukti hanya menjadi efek kejut sementara yang jarang berujung pada stabilitas prestasi. Ke depannya, dukungan penuh terhadap visi pelatih dan kesabaran dalam proses pembangunan skuad dinilai jauh lebih efektif dibandingkan terus-menerus mencari pelatih baru setiap kali tim mengalami penurunan performa.

TAGGED:Arne SlotLiga InggrisManajer BaruMichael CarrickPremier LeagueSepak Bola
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Pemkot Samarinda Tegaskan Tak Ada Longsor Baru di Terowongan, Material Tanah Merupakan Sisa Kejadian Lama
Next Article 40 Ucapan Hari Lahir Pancasila 2026 Bahasa Indonesia dan Inggris

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Guru di Meksiko Blokir Akses Stadion Piala Dunia 2026 Tuntut Kenaikan Gaji
Internasional
Laporan Ungkap Pemborosan Jutaan Dolar di Pusat Detensi ICE El Paso
Internasional
Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Menang Tipis 1-0 Atas Mozambik
Olahraga
Vasko Ruseimy Jadi Ketua Tim Pemenangan Ade Jona di Munas HIPMI
Ekonomi & Bisnis

You Might Also Like

Update Harga Pasar Serie A: Inter Milan Dominasi Daftar Pemain Termahal
PSM Makassar Dipastikan Aman dari Degradasi Super League 2025/2026
Raymond/Joaquin Lolos ke Final Indonesia Open 2026, Bukti Regenerasi PBSI
Manchester United vs Liverpool Kembali Tersaji, RDS Samarinda Siap Nobar
Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin Melaju ke Final Indonesia Open 2026
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?