NEW JERSEY – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) secara resmi memulai investigasi menyeluruh terhadap tim nasional Argentina menyusul insiden kericuhan yang pecah setelah laga final Piala Dunia 2026 di MetLife Stadium, New Jersey, Amerika Serikat. Langkah hukum ini diambil untuk mengusut tuntas berbagai pelanggaran keamanan, perilaku tidak sportif, serta gangguan ketertiban yang terjadi di area stadion segera setelah peluit panjang dibunyikan.
Investigasi ini akan berfokus pada potensi pelanggaran kode etik dan disiplin FIFA, termasuk aksi invasi lapangan oleh oknum suporter serta ketegangan yang melibatkan pemain di lorong stadion. Berkaca pada sejarah turnamen internasional sebelumnya, Argentina kini dibayangi ancaman sanksi berat yang dapat berupa denda finansial dalam jumlah besar hingga larangan bertanding bagi individu yang terbukti memicu provokasi.
Pihak berwenang menegaskan bahwa segala bentuk tindakan anarkis dalam sepak bola tidak akan dibiarkan tanpa konsekuensi yang jelas. “Kami tidak mentoleransi segala bentuk kekerasan atau tindakan yang mencederai nilai-nilai sportivitas, dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai dengan regulasi disiplin yang berlaku,” tegas juru bicara resmi FIFA dalam keterangan tertulisnya terkait kerusuhan tersebut.

