MANGGARAI BARAT – Warga Kampung Rareng dan Kampung Mbehal di Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), terlibat bentrokan hebat akibat sengketa lahan yang memicu aksi pembakaran sejumlah kendaraan bermotor pada Rabu (16/10). Kejadian ini pecah di tengah lokasi lahan yang diperselisihkan, di mana eskalasi konflik meningkat dengan cepat hingga mengakibatkan kerusakan harta benda yang cukup parah dan menciptakan kepanikan bagi masyarakat di sekitar tempat kejadian.
Pihak kepolisian dari Polres setempat segera menerjunkan personel gabungan ke lokasi kejadian untuk meredam ketegangan dan mencegah terjadinya bentrokan susulan yang lebih luas. “Kami telah menyiagakan sejumlah personel di titik-titik rawan untuk memastikan situasi tetap kondusif dan memberikan rasa aman kepada masyarakat pasca-insiden pembakaran tersebut,” ungkap perwakilan pihak kepolisian saat memberikan keterangan di lapangan.
Hingga saat ini, kondisi di kedua wilayah tersebut dilaporkan mulai berangsur pulih, meski aparat keamanan masih berjaga ketat untuk mengantisipasi potensi aksi balasan. Kepolisian mengimbau kedua belah pihak agar menahan diri dan menyelesaikan perkara sengketa tanah ini melalui jalur hukum yang berlaku, sementara penyelidikan lebih lanjut mengenai aktor provokator di balik kerusuhan ini terus dilakukan.

