SAMARINDA – Wali Kota Samarinda, Andi Harun, secara resmi memberikan pernyataan tegas pada Sabtu (23/5/2026) untuk menanggapi tudingan miring di media sosial yang mengaitkan namanya dengan aksi demonstrasi massa di Kantor Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim). Langkah klarifikasi ini diambil setelah munculnya narasi masif tanpa dasar yang mencoba menggiring opini publik seolah sang Wali Kota berada di balik pergerakan massa tersebut.
Andi Harun menyatakan bahwa dirinya telah memantau secara saksama dinamika yang berkembang, baik di ruang publik maupun platform digital, guna memastikan kejelasan informasi bagi masyarakat. Ia menegaskan bahwa segala tuduhan yang diarahkan kepadanya sama sekali tidak memiliki bukti valid. “Saya mencermati berkembangnya pemberitaan dan pelbagai narasi, baik di ruang publik maupun medsos,” ujar Andi Harun dalam keterangan resminya saat merespons isu tersebut.
Melalui keterangan tertulisnya, Andi Harun mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menyaring informasi di media sosial dan tidak mudah terprovokasi oleh berita hoaks. Pernyataan ini diharapkan dapat meredam spekulasi negatif serta menjaga stabilitas situasi politik dan keamanan di wilayah Kalimantan Timur, khususnya di Kota Samarinda.

