LONDON – Pelatih kepala Timnas Inggris, Thomas Tuchel, secara mengejutkan melontarkan kritik tajam terhadap performa anak asuhnya meskipun berhasil menundukkan Norwegia pada laga perempat final Piala Dunia baru-baru ini. Tuchel menilai kemenangan tersebut hanyalah faktor keberuntungan di tengah permainan skuad The Three Lions yang dianggap sangat ceroboh sepanjang pertandingan. Pernyataan jujur ini memicu perdebatan luas di kalangan pendukung dan pengamat sepak bola mengenai standar mentalitas yang dibutuhkan tim untuk menjadi juara dunia.
Meski Inggris memastikan diri melaju ke babak semifinal, Tuchel tidak ingin timnya merasa cepat puas dengan cara bermain yang tidak konsisten. Sang pelatih menekankan bahwa jika kualitas permainan tidak segera diperbaiki, langkah Inggris di turnamen ini bisa terhenti sewaktu-waktu. “Kami beruntung dan bermain sangat ceroboh hari ini,” tegas Thomas Tuchel saat memberikan evaluasi keras terhadap penampilan skuadnya pasca-pertandingan.
Sikap keras Tuchel tersebut mendapat pujian dari sejumlah mantan pemain timnas Inggris yang menganggap kejujuran pelatih sangat penting untuk menjaga standar tim. Namun, gelandang andalan sekaligus pencetak gol kemenangan, Jude Bellingham, justru menyatakan ketidaksetujuannya terhadap penilaian sang manajer. Perbedaan sudut pandang antara pemain dan pelatih ini kini menjadi sorotan utama di tengah persiapan Inggris menghadapi laga krusial berikutnya di kompetisi paling bergengsi tersebut.

