SEMARANG – Seorang warga Kota Semarang bernama Salsabila resmi melaporkan oknum petugas jasa parkir valet kepada pihak kepolisian atas dugaan pencurian perhiasan emas senilai Rp 130 juta. Peristiwa ini terjadi setelah korban menggunakan layanan valet di sebuah lokasi di Semarang baru-baru ini, di mana ia mendapati koleksi perhiasan berharganya telah raib dari dalam mobil saat kendaraan dikembalikan.
Kejadian bermula ketika Salsabila mempercayakan kunci kendaraannya kepada petugas valet, namun setelah selesai beraktivitas, ia terkejut menemukan tempat penyimpanan perhiasannya sudah dalam keadaan kosong. Merasa dirugikan secara materiel dalam jumlah besar, ia pun segera meminta pertanggungjawaban dan membawa kasus ini ke ranah hukum. “Saya melaporkan kasus ini ke polisi agar segera dilakukan penyelidikan mendalam dan pelaku bisa segera tertangkap,” ujar Salsabila saat memberikan keterangan kepada media.
Saat ini, aparat kepolisian tengah melakukan penyelidikan intensif guna mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi-saksi di lokasi kejadian, termasuk memeriksa rekaman CCTV. Kasus ini menjadi sorotan publik dan peringatan bagi warga lainnya untuk tidak meninggalkan barang berharga di dalam kendaraan meskipun menggunakan jasa parkir resmi atau layanan valet demi menghindari potensi tindak kriminalitas serupa.

