By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Singapura Blokir 14 Konten YouTube yang Targetkan Komunitas India
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Singapura Blokir 14 Konten YouTube yang Targetkan Komunitas India
Internasional

Singapura Blokir 14 Konten YouTube yang Targetkan Komunitas India

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juni 7, 2026 12:39 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Otoritas Singapura memperketat pengawasan media sosial guna menangkal konten provokatif yang menyasar isu etnis dan budaya. (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Internasional)
SHARE

SINGAPURA – Pemerintah Singapura resmi memblokir 14 konten unggahan di YouTube dan platform media sosial lainnya yang secara spesifik menargetkan komunitas India guna melindungi kerukunan multikultural di negara tersebut pekan ini. Langkah tegas tersebut diambil setelah otoritas keamanan mendeteksi adanya narasi provokatif yang diduga kuat berasal dari platform berbasis China dan berpotensi merusak stabilitas sosial yang telah lama terjaga di Negeri Singa.

Investigasi mendalam menunjukkan bahwa konten-konten tersebut menyebarkan disinformasi terencana yang dapat memicu ketegangan antaretnis di tengah masyarakat. “Intervensi ini sangat penting untuk memastikan bahwa model multikulturalisme Singapura tetap terjaga dari upaya pihak asing yang ingin memecah belah masyarakat kami melalui narasi kebencian,” tegas perwakilan otoritas terkait dalam keterangan resminya mengenai kebijakan pemblokiran tersebut.

Selain melakukan pembatasan akses secara instan, pemerintah Singapura juga memberikan peringatan keras kepada platform penyedia layanan digital untuk meningkatkan pengawasan terhadap konten sensitif yang masuk ke wilayah mereka. Kebijakan ini mempertegas komitmen Singapura dalam melawan kampanye pengaruh asing yang kian canggih demi menjaga kedaulatan dan persatuan warga di tengah keberagaman budaya yang ada.

TAGGED:DisinformasiKeamanan SiberKerukunan EtnisKomunitas IndiaSingapuraYouTube
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Megawati Soekarnoputri Lega TAP MPRS Bung Karno Dicabut Setelah 56 Tahun
Next Article Kukar Dorong Diversifikasi Pangan Lewat Olahan Sorgum di Desa Sungai Payang

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Menteri P2MI Genjot Kompetensi SDM Indonesia untuk Serap Peluang Kerja Global
Pemerintah
Hasil Pilpres Brasil: Lula da Silva Menang, Akhiri Dominasi Sayap Kanan
Internasional
17 WNA Malaysia dan Singapura Ditangkap di Bali, Kelola Markas Pinjol Ilegal
Hukum & Kriminal
Cara Mendapatkan Kaki Palsu Gratis BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Terbaru
Umum / Lainnya

You Might Also Like

Timor Leste Berkabung Sepekan Atas Wafatnya Eks Presiden Francisco Lu Olo Guterres
Aksi Seleb Hollywood Demo Tolak Netanyahu di New York Berujung Penangkapan
MUI Kecam Penangkapan Aktivis Sumud Flotilla dan Jurnalis Indonesia oleh Israel
Tragedi Minab: Sekolah di Iran Kehilangan 120 Anak Akibat Serangan Bom AS
Tolak Proposal Damai Iran, Donald Trump Siapkan Dua Opsi Akhiri Konflik
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?