SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur (Who) bergerak cepat menangani kerusakan Jembatan Lembak (What) yang berlokasi di Bengalon, Kutai Timur (Where), pada pekan ini (When). Langkah taktis ini diambil guna menjaga stabilitas konektivitas jalur logistik utama di wilayah tersebut (Why) dengan menyiapkan material baja girder sebagai komponen utama penguatan struktur jembatan (How).
Proses penanganan ini menjadi prioritas mengingat Jembatan Lembak merupakan urat nadi transportasi yang menghubungkan antarwilayah di Kalimantan Timur. Pihak BBPJN memastikan bahwa kesiapan material dan personel di lapangan telah diatur sedemikian rupa agar mobilisasi masyarakat tidak terganggu lebih lama akibat kondisi jembatan yang membutuhkan perbaikan mendesak.
Sebagai bentuk komitmen terhadap keamanan pengguna jalan, perwakilan BBPJN Kaltim menegaskan bahwa penanganan ini akan dilakukan secara intensif. “Kami bergerak cepat menyiapkan baja girder sebagai solusi permanen agar struktur jembatan kembali kokoh dan aman dilalui kendaraan, khususnya angkutan logistik bermuatan berat,” ungkap perwakilan BBPJN Kaltim dalam keterangannya.
Diharapkan dengan penggunaan baja girder ini, masa pakai jembatan akan lebih panjang dan mampu menahan beban kendaraan sesuai standar jalan nasional. BBPJN Kaltim juga terus melakukan koordinasi dengan pihak terkait guna memastikan arus lalu lintas di sekitar lokasi perbaikan tetap terkendali selama proses pengerjaan berlangsung.

