SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur secara konsisten mendorong pelestarian budaya lokal di seluruh tingkatan desa dan kelurahan guna memperkuat sektor ekonomi kreatif pada tahun 2024. Langkah strategis ini diambil sebagai upaya jangka panjang untuk menjadikan identitas daerah sebagai magnet utama pariwisata yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus menjaga keberlanjutan tradisi lokal di Bumi Etam.
Upaya pelestarian ini diharapkan tidak hanya menjaga nilai-nilai luhur agar tidak luntur, tetapi juga memberikan nilai tambah ekonomi melalui pengembangan produk kreatif berbasis budaya. Pemerintah meyakini bahwa sinergi antara tradisi dan inovasi akan membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para perajin dan seniman daerah. “Pelestarian budaya di tiap daerah hingga desa bukan sekadar menjaga warisan, melainkan menjadi pendorong ekonomi kreatif yang nyata bagi warga,” tegas perwakilan Pemprov Kaltim dalam sebuah agenda penguatan potensi daerah.
Dengan komitmen yang kuat dari pemerintah dan partisipasi aktif masyarakat, budaya Kaltim diproyeksikan mampu bersaing di kancah nasional maupun internasional. Selain memperkokoh struktur ekonomi daerah, inisiatif ini juga ditargetkan dapat menciptakan lapangan kerja baru bagi para penggiat seni serta pelaku UMKM di seluruh wilayah Kalimantan Timur secara berkelanjutan.

