By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Awak Media Dilarang Masuk, Aksi Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Awak Media Dilarang Masuk, Aksi Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim
DaerahPemerintah

Awak Media Dilarang Masuk, Aksi Massa Kepung Kantor Gubernur Kaltim

Muhammad Farikhin
Last updated: April 21, 2026 4:40 pm
By Muhammad Farikhin
1 Min Read
Share
0-3968x2976-0-0-{}-0-24#
SHARE

SAMARINDA — Aksi unjuk rasa ribuan massa yang tergabung dalam Aliansi Perjuangan Masyarakat Kalimantan Timur berlanjut di depan Kantor Gubernur Kaltim, Jalan Gajah Mada, Selasa (21/4/2026) sekitar pukul 14.47 Wita.

Setibanya di lokasi, massa langsung dihadapkan pada barikade kawat duri yang mengelilingi area kantor gubernur. Ratusan aparat gabungan tampak bersiaga, didukung kendaraan taktis milik Brimob Polda Kaltim untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan.

Aksi ini turut diikuti mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Kalimantan Timur. Mereka bergantian menyampaikan orasi, menyuarakan kekecewaan terhadap kepemimpinan Gubernur Rudy Mas’ud dan Wakil Gubernur Seno Aji.

Sejumlah warga bahkan naik ke mobil komando untuk menyampaikan aspirasi.

“Mana janjinya, ternyata bohong,” teriak salah satu peserta aksi menggunakan pengeras suara.

Situasi sempat memanas ketika seorang peserta aksi menyalakan bom asap yang memicu kepanikan. Namun, aparat segera mengamankan yang bersangkutan sehingga kondisi kembali terkendali.

Di sisi lain, awak media yang hendak meliput dari داخل area kantor gubernur tidak diizinkan masuk. Petugas keamanan menghentikan jurnalis di pintu samping dengan alasan adanya instruksi dari pimpinan melalui Biro Umum Pemprov Kaltim.

Hingga berita ini diturunkan, massa masih bertahan di depan kantor gubernur dan terus menyampaikan tuntutan mereka secara bergantian. (*/)

TAGGED:Awak MediaDemo 214MedisPemprov Kaltim
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Andi Harun Tanggapi Laporan ke KPK, Tegaskan Pemkot Samarinda Terbuka
Next Article Wakil Walikota Samarinda Tinjau Puskesmas Wonorejo hingga berlanjut ke RSUD IA Moeis

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Gelombang Panas Ekstrem Terjang Prancis, Warga Berbondong-bondong Pasang AC
Internasional
Iran Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Timur Tengah Memanas
Internasional
Korea Selatan Luncurkan Aplikasi Pelacak Penguntit demi Lindungi Korban
Internasional
Mensesneg Ajak Guru Besar Restrukturisasi BUMN Lewat Danantara
Ekonomi & Bisnis

You Might Also Like

Warga Palu Tidur di Luar Rumah Usai Gempa M 6,7 Karena Trauma
Andi Harun Tegaskan Tak Terlibat Demo di Kantor Gubernur Kaltim
BNPB Tinjau Banjir Muara Beloan Kutai Barat Bersama Bupati Frederick Edwin
Kukar Tingkatkan Kapasitas Instruktur Senam Jantung guna Tekan Penyakit Kronis
Banjir Samarinda 16 Juni 2026: Hujan Deras Rendam Sejumlah Kawasan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?