SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) melalui Sekretaris Daerah Sri Wahyuni memperkuat sistem pengawasan dan pendataan penerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Samarinda guna menyukseskan agenda strategis nasional tersebut. Langkah ini diambil untuk memastikan seluruh fasilitas pemenuhan gizi tersedia dengan baik dan distribusi bantuan tepat sasaran kepada masyarakat yang membutuhkan di seluruh wilayah Kalimantan Timur.
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kaltim, Sri Wahyuni, menegaskan bahwa koordinasi lintas sektor menjadi kunci utama dalam menjaga kualitas nutrisi serta keberlanjutan program ini. “Program MBG memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sehingga kami berkomitmen penuh dalam pengawasan, pendataan, hingga evaluasi pelaksanaannya di daerah agar berjalan optimal,” ungkap Sri Wahyuni saat memberikan keterangan terkait kesiapan provinsi.
Selain fokus pada pengawasan fisik, Pemprov Kaltim juga menitikberatkan pada validasi data agar tidak terjadi duplikasi penerima bantuan. Evaluasi berkala akan terus dilakukan untuk meninjau efektivitas program di lapangan, sekaligus memastikan standar gizi yang diberikan memenuhi kriteria kesehatan demi mewujudkan generasi masa depan yang lebih sehat dan berdaya saing.

