TANGERANG – Tim pemadam gabungan akhirnya berhasil menjinakkan kobaran api yang melanda Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, pada pekan ini. Meski api di permukaan telah dinyatakan padam, pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH/KLH) tetap melakukan pengawasan ketat di lokasi untuk memastikan tidak ada lagi bara yang tersisa di dalam gunungan sampah. Langkah ini diambil guna mencegah terjadinya kebakaran susulan yang dapat mengganggu kualitas udara dan kesehatan masyarakat sekitar.
Proses pemantauan pasca-kebakaran ini difokuskan pada titik-titik yang dianggap rawan munculnya kepulan asap kembali akibat hawa panas di bawah permukaan. Petugas di lapangan masih menyiagakan sejumlah armada guna melakukan pendinginan (cooling down) secara berkelanjutan. “Kami masih terus melakukan pemantauan ketat terhadap potensi api tersembunyi atau deep seated fire di bawah tumpukan sampah yang bisa dipicu oleh kandungan gas metan,” ujar perwakilan pihak terkait saat memberikan keterangan resmi di lokasi TPA Jatiwaringin.
Selain menyiagakan petugas pemantau, pihak pengelola TPA juga mengimbau warga agar tetap waspada dan segera melapor jika melihat tanda-tanda munculnya asap baru. Kondisi cuaca yang kering dan angin kencang menjadi faktor utama yang diwaspadai karena dapat memicu percikan api kecil menjadi kebakaran besar dalam waktu singkat. Dengan penanganan yang intensif ini, diharapkan operasional pembuangan sampah di TPA Jatiwaringin dapat segera kembali normal sepenuhnya tanpa gangguan polusi asap.

