By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Gencatan Senjata Israel-Hezbollah Terancam Gagal, Hezbollah Tolak Syarat AS
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Gencatan Senjata Israel-Hezbollah Terancam Gagal, Hezbollah Tolak Syarat AS
Internasional

Gencatan Senjata Israel-Hezbollah Terancam Gagal, Hezbollah Tolak Syarat AS

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juni 5, 2026 7:21 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
SHARE

BEIRUT – Upaya pencapaian gencatan senjata antara militer Israel dan kelompok Hezbollah yang dimediasi oleh Amerika Serikat kini terancam gagal total di Beirut, Lebanon, menyusul penolakan keras terhadap poin-poin kesepakatan yang diajukan. Hezbollah, kelompok bersenjata yang didukung Iran, menolak persyaratan yang mewajibkan mereka untuk menghentikan serangan terlebih dahulu sebagai prasyarat utama penghentian konflik. Akibat kebuntuan diplomasi ini, intensitas pertempuran di wilayah perbatasan kedua negara justru kembali meningkat dalam beberapa waktu terakhir.

Dalam draf perjanjian tersebut, Hezbollah diminta untuk mengakhiri serangan roket mereka sebelum Israel mengambil langkah serupa, sebuah syarat yang dianggap tidak adil oleh kelompok tersebut. Pihak Hezbollah menegaskan bahwa mereka tidak akan menerima ketentuan yang merugikan posisi pertahanan mereka di lapangan. Seorang narasumber menyatakan bahwa kelompok tersebut secara tegas menolak kondisi itu karena dianggap sebagai bentuk “menyerah secara virtual” (virtual surrender) terhadap tekanan pihak lawan.

Situasi di lapangan semakin memanas seiring dengan berlanjutnya aksi saling serang yang mengakibatkan kerusakan infrastruktur dan jatuhnya korban jiwa di kedua belah pihak. Tanpa adanya kesepakatan yang mengikat, kekhawatiran akan terjadinya perang skala penuh di kawasan Timur Tengah kini semakin nyata. Para mediator internasional terus berupaya mencari titik tengah guna mencegah eskalasi konflik yang lebih luas, meskipun posisi kedua belah pihak saat ini masih sangat berseberangan.

TAGGED:Amerika SerikatGencatan SenjataHezbollahIranIsraelKonflik Timur TengahLebanon
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Satgas PRR Desak Relokasi SDN 10 dan SMPN 26 Reje Payung Aceh Tengah Segera Rampung
Next Article Kemudahan Transaksi Digital wondr by BNI di Indonesia Open 2026

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Batam dan Polda Kepri Bersinergi Berantas Komplotan Rayap Besi
Hukum & Kriminal
Nilai Tukar Rupiah Melemah ke Rp17.738 per Dolar AS Pagi Ini
Ekonomi & Bisnis
Jadwal Penerbangan di Washington Terganggu Akibat Perayaan Hari Kemerdekaan AS
Internasional
Warga Palu Tidur di Luar Rumah Usai Gempa M 6,7 Karena Trauma
Daerah

You Might Also Like

Heboh! Penumpang Gigit Pramugari, Pesawat Qantas Rute Melbourne-Dallas Terpaksa Dialihkan
Netanyahu Pastikan Maju Lagi di Pemilu Israel Meski Diragukan Trump
Trump dan Xi Jinping Bahas Risiko AI: Akankah Persaingan Teknologi Melambat?
Dampak Trauma Perang Gaza, Anak-anak Kehilangan Kemampuan Bicara
Rebutan AS-Iran: Inilah Sederet Kegunaan Uranium Selain Bom Nuklir
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?