By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Dampak Trauma Perang Gaza, Anak-anak Kehilangan Kemampuan Bicara
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Dampak Trauma Perang Gaza, Anak-anak Kehilangan Kemampuan Bicara
Internasional

Dampak Trauma Perang Gaza, Anak-anak Kehilangan Kemampuan Bicara

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 30, 2026 8:41 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Ilustrasi anak di Gaza yang mengalami trauma psikologis mendalam akibat menyaksikan kekerasan dan kehancuran selama konflik. (Sumber: BBC News Indonesia)
SHARE

GAZA – Sejumlah anak-anak di Gaza, Palestina, dilaporkan mengalami trauma berat hingga kehilangan kemampuan bicara secara mendadak akibat terus-menerus menyaksikan kekerasan dan kematian di tengah konflik yang masih berkecamuk. Fenomena memprihatinkan ini menarik perhatian Katrin Glatz Brubakk, seorang psikoterapis anak, yang baru-baru ini melakukan perjalanan ke wilayah tersebut untuk memberikan bantuan psikologis bagi para korban muda yang jiwanya terguncang hebat akibat kehancuran di sekitar mereka.

Dalam misinya membantu pemulihan mental, Brubakk menemukan bahwa diam menjadi bentuk pelarian psikologis bagi anak-anak yang tidak mampu lagi memproses kengerian yang mereka alami. Banyak dari mereka yang sebelumnya ceria kini berubah menjadi pasif dan menarik diri dari komunikasi dunia luar sebagai bentuk pertahanan diri. “Beberapa anak merespons penderitaan yang luar biasa itu dengan diam,” ungkap Katrin Glatz Brubakk saat menjelaskan bagaimana dampak psikologis dari kehancuran permanen memengaruhi fungsi kognitif dan verbal anak-anak di Gaza.

Upaya pemulihan bagi generasi muda di Gaza diprediksi akan memakan waktu yang sangat lama mengingat skala trauma yang dialami sangat masif. Para ahli kesehatan mental internasional mendesak adanya perhatian lebih serius terhadap krisis psikologis ini guna mencegah dampak trauma permanen. Dukungan bantuan medis dan pendampingan psikoterapi menjadi sangat krusial agar anak-anak tersebut dapat kembali menemukan suara mereka dan pulih dari ingatan buruk masa perang.

TAGGED:GazaKatrin Glatz Brubakkkesehatan mental anakkonflik GazaPalestinatrauma perang
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article 20 Tahun Lumpur Lapindo Sidoarjo: Kisah Pilu Warga Kehilangan Ruang Hidup
Next Article Tragis! 3 Anak Tewas Akibat Kekerasan di Cianjur, Bekasi, dan Makassar dalam Sepekan

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Laporan Ungkap Pemborosan Jutaan Dolar di Pusat Detensi ICE El Paso
Internasional
Hasil FIFA Matchday: Timnas Indonesia Menang Tipis 1-0 Atas Mozambik
Olahraga
Vasko Ruseimy Jadi Ketua Tim Pemenangan Ade Jona di Munas HIPMI
Ekonomi & Bisnis
Dilema Strategis Israel: Risiko Serangan Rudal Iran Pasca Konflik 15 Jam
Internasional

You Might Also Like

Dampak Krisis Iklim: Populasi Penguin Kaisar Kini Terancam Punah
Penembakan di Mersin Turki: Remaja Lepaskan Tembakan, 4 Tewas dan 8 Luka
Penembakan di Situs Teotihuacan Meksiko: 1 Turis Kanada Tewas
Junta Myanmar Paksa Kaum Muda Wajib Militer, Warga: Hidup Seperti di Neraka
Serangan Zat Misterius di Mall Ginza 6 Jepang, 20 Orang Luka-luka
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?