By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Viral Fenomena Awan Pelangi di Jonggol Bogor, Ini Penjelasan Resmi BMKG
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Daerah > Viral Fenomena Awan Pelangi di Jonggol Bogor, Ini Penjelasan Resmi BMKG
Daerah

Viral Fenomena Awan Pelangi di Jonggol Bogor, Ini Penjelasan Resmi BMKG

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 3, 2026 3:07 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Penampakan fenomena awan pelangi yang viral di langit Jonggol, Kabupaten Bogor, Jumat (1/5). (Sumber: CNN Indonesia | Berita Terkini Teknologi)
SHARE

BOGOR – Warga Jonggol, Kabupaten Bogor, dihebohkan dengan kemunculan fenomena langka berupa awan menyerupai pelangi di langit pada Jumat (1/5). Penampakan visual yang viral di media sosial tersebut menarik perhatian masyarakat luas karena gradasi warnanya yang indah di tengah awan putih. Menanggapi hal tersebut, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) segera memberikan penjelasan ilmiah guna mengedukasi warga mengenai fenomena atmosfer yang jarang terjadi ini.

Pihak BMKG menjelaskan bahwa fenomena ini secara teknis dikenal sebagai iridisensi awan atau cloud iridescence. Kejadian ini terjadi akibat adanya difraksi atau pelenturan cahaya matahari oleh butiran air atau kristal es kecil yang menyusun awan yang masih tipis. “Fenomena ini adalah hal yang wajar terjadi secara meteorologis ketika cahaya matahari mengenai tetesan air atau kristal es dalam awan pada sudut tertentu,” ungkap perwakilan BMKG dalam keterangan resminya.

Lebih lanjut, BMKG menyebutkan bahwa awan pelangi biasanya muncul pada jenis awan tinggi seperti Altocumulus atau Cirrocumulus. Meskipun sering dikaitkan dengan mitos oleh sebagian warga, BMKG menegaskan bahwa ini murni gejala optik atmosfer dan tidak berbahaya. Keindahan warna tersebut sangat bergantung pada posisi pengamat serta sudut elevasi matahari, sehingga fenomena ini biasanya hanya berlangsung dalam durasi yang singkat.

TAGGED:awan pelangiBMKGBogorfenomena alamiridisensi awanJonggol
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article China Tolak Sanksi AS Terhadap 5 Perusahaan Pembeli Minyak Iran
Next Article Rekaman CCTV Ungkap Aksi Cole Tomas Allen, Tersangka Penembakan Donald Trump

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Gelombang Panas Ekstrem Terjang Prancis, Warga Berbondong-bondong Pasang AC
Internasional
Iran Serang Fasilitas Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Timur Tengah Memanas
Internasional
Korea Selatan Luncurkan Aplikasi Pelacak Penguntit demi Lindungi Korban
Internasional
Mensesneg Ajak Guru Besar Restrukturisasi BUMN Lewat Danantara
Ekonomi & Bisnis

You Might Also Like

Aksi Mahasiswa BEM Banyumas Raya di Purwokerto Kritik Kebijakan Prabowo-Gibran
Bocah di Bogor Tewas Diserang 4 Anjing Pemburu, Semua Hewan Mati Misterius
Sambut Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Perkuat Toleransi Lewat Bakti Religi
Waspada Potensi Banjir Bandang di Sigi Pascagempa M6,7, BNPB Temukan 24 Titik Longsor
Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat Awal Juni 2024 Menurut BMKG
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?