WASHINGTON – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) secara resmi menuntut Hakim Federal Ana C. Reyes untuk mengundurkan diri dari pengawasan gugatan terkait lapangan golf di Washington D.C. pada pekan ini. Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk eskalasi ketegangan setelah Hakim Reyes memerintahkan sejumlah mantan pejabat era Donald Trump untuk memberikan kesaksian di persidangan. DOJ menilai keterlibatan hakim tersebut dapat memicu konflik kepentingan dan ketidakpastian hukum dalam proses yang sedang berjalan.
Perselisihan ini bermula dari keputusan Hakim Reyes yang dianggap terlalu menekan pihak eksekutif dengan memaksa kehadiran saksi-saksi kunci dari pemerintahan sebelumnya. Dalam dokumen tuntutannya, DOJ menegaskan bahwa objektivitas hakim merupakan kunci utama dalam menjaga integritas sistem peradilan federal. “Departemen Kehakiman menuntut agar hakim tersebut menarik diri dari kasus di mana ia sebelumnya telah memerintahkan beberapa pejabat Trump untuk bersaksi,” tulis dokumen permohonan diskualifikasi tersebut guna menghindari persepsi bias di ruang publik.
Langkah DOJ untuk mendiskualifikasi hakim merupakan manuver yang jarang terjadi dan menunjukkan betapa krusialnya posisi saksi-saksi tersebut dalam kasus ini. Pihak kementerian berpendapat bahwa perintah kesaksian tersebut telah melampaui prosedur standar yang biasanya berlaku bagi pejabat tinggi negara. Kini, publik menanti respons resmi dari Hakim Reyes serta keputusan pengadilan federal terkait kelanjutan gugatan hukum yang melibatkan aset dan kebijakan mantan Presiden AS tersebut.
