By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Departemen Kehakiman AS Desak Hakim Ana C. Reyes Mundur dari Kasus Trump
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Hukum & Kriminal > Departemen Kehakiman AS Desak Hakim Ana C. Reyes Mundur dari Kasus Trump
Hukum & Kriminal

Departemen Kehakiman AS Desak Hakim Ana C. Reyes Mundur dari Kasus Trump

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Oktober 17, 2026 4:41 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
SHARE

WASHINGTON – Departemen Kehakiman Amerika Serikat (DOJ) secara resmi menuntut Hakim Federal Ana C. Reyes untuk mengundurkan diri dari pengawasan gugatan terkait lapangan golf di Washington D.C. pada pekan ini. Langkah hukum ini diambil sebagai bentuk eskalasi ketegangan setelah Hakim Reyes memerintahkan sejumlah mantan pejabat era Donald Trump untuk memberikan kesaksian di persidangan. DOJ menilai keterlibatan hakim tersebut dapat memicu konflik kepentingan dan ketidakpastian hukum dalam proses yang sedang berjalan.

Perselisihan ini bermula dari keputusan Hakim Reyes yang dianggap terlalu menekan pihak eksekutif dengan memaksa kehadiran saksi-saksi kunci dari pemerintahan sebelumnya. Dalam dokumen tuntutannya, DOJ menegaskan bahwa objektivitas hakim merupakan kunci utama dalam menjaga integritas sistem peradilan federal. “Departemen Kehakiman menuntut agar hakim tersebut menarik diri dari kasus di mana ia sebelumnya telah memerintahkan beberapa pejabat Trump untuk bersaksi,” tulis dokumen permohonan diskualifikasi tersebut guna menghindari persepsi bias di ruang publik.

Langkah DOJ untuk mendiskualifikasi hakim merupakan manuver yang jarang terjadi dan menunjukkan betapa krusialnya posisi saksi-saksi tersebut dalam kasus ini. Pihak kementerian berpendapat bahwa perintah kesaksian tersebut telah melampaui prosedur standar yang biasanya berlaku bagi pejabat tinggi negara. Kini, publik menanti respons resmi dari Hakim Reyes serta keputusan pengadilan federal terkait kelanjutan gugatan hukum yang melibatkan aset dan kebijakan mantan Presiden AS tersebut.

TAGGED:Berita InternasionalDepartemen Kehakiman ASDOJDonald TrumpHakim Ana C. ReyesKasus Hukum AS
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Kortas Tipikor Polri Usut Dugaan Korupsi Kredit BTN Rp 629,8 Miliar
Next Article Investigasi Imigrasi Ilhan Omar: Ponsel Sang Kakak Disita Penyelidik Federal

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

17 WNA Malaysia dan Singapura Ditangkap di Bali, Kelola Markas Pinjol Ilegal
Hukum & Kriminal
Cara Mendapatkan Kaki Palsu Gratis BPJS Kesehatan: Syarat dan Prosedur Terbaru
Umum / Lainnya
Bursa Transfer: Arsenal Incar Striker Muda Monza Gustavo Varela
Olahraga
Hakim Tolak Banding PT Gunta Samba, 37 Petani Kaubun Menang Gugatan
Hukum & Kriminal

You Might Also Like

Trump Dorong Perdamaian Rusia-Ukraina Usai Pertemuan G7
Spanyol Kerahkan Militer ke Ceuta Hadapi Lonjakan 49 Ribu Migran Maroko
DPR Sahkan RUU Perampasan Aset 15 Desember 2026, Aktivis Cemas Poin Krusial Hilang
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Trump Ancam Blokade Pelabuhan
Tragis! 3 Anak Tewas Akibat Kekerasan di Cianjur, Bekasi, dan Makassar dalam Sepekan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?