SAMARINDA – Kota Samarinda kembali dilanda banjir besar pada Selasa (16/6/2026) setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut sejak siang hari hingga menyebabkan aktivitas warga lumpuh di sejumlah titik utama. Genangan air setinggi lutut orang dewasa terpantau mengepung jalan-jalan protokol dan pemukiman, memaksa para pengendara mencari rute alternatif guna menghindari kemacetan panjang akibat debit air yang meningkat drastis.
Kondisi ini memicu kekhawatiran masyarakat, terutama mereka yang tinggal di area langganan banjir seperti Jalan Dr. Soetomo dan sekitarnya. Salah satu warga setempat, Ahmad, mengungkapkan bahwa luapan air naik sangat cepat hanya dalam waktu singkat setelah hujan turun dengan intensitas tinggi. “Hujannya sangat lebat, air langsung naik menutupi jalan dan masuk ke teras rumah warga karena drainase tidak sanggup menampung debit air yang datang tiba-tiba,” ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian.
Hingga berita ini diturunkan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Samarinda telah menerjunkan personel untuk memantau situasi di lapangan dan membantu evakuasi jika diperlukan. Masyarakat diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem yang diprediksi masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan, serta selalu berhati-hati saat melintasi kawasan terdampak genangan air demi keselamatan bersama.

