INTERNASIONAL – Para peneliti paleontologi internasional baru-baru ini mengungkap temuan mengejutkan mengenai alasan mengapa Tyrannosaurus rex (T. rex) memiliki lengan yang sangat kecil meskipun tubuhnya mampu tumbuh hingga 13 meter. Studi ini menjelaskan bahwa predator purba tersebut mengalami evolusi fisik unik jutaan tahun silam, di mana mereka kehilangan ukuran lengan panjang demi mendukung struktur tengkorak yang lebih kuat dan masif saat berburu mangsa.
Penelitian ini menyoroti adanya pertukaran evolusioner (evolutionary trade-off) yang membuat energi pertumbuhan T. rex lebih terfokus pada pengembangan otot rahang dan leher. Salah satu peneliti utama menyatakan, “Lengan pendek T. rex kemungkinan besar merupakan kompensasi evolusi agar predator ini dapat memiliki tengkorak yang lebih tangguh dan gigitan yang mampu menghancurkan tulang tanpa terbebani oleh anggota tubuh depan yang besar.”
Meskipun lengan T. rex hanya berukuran sekitar satu meter, penemuan ini mematahkan anggapan lama bahwa anggota tubuh tersebut adalah produk evolusi yang sia-sia. Justru dengan lengan yang mengecil, T. rex berhasil mengoptimalkan kekuatan serangan melalui rahangnya yang mematikan, menjadikannya sebagai salah satu predator puncak paling efektif dalam sejarah bumi.

