HARMONY – Sejumlah anak kambing milik kebun binatang keliling Farm Adventures di Harmony, North Carolina, Amerika Serikat, dinyatakan positif terinfeksi rabies setelah berinteraksi dengan publik sejak akhir Juli 2024. Departemen kesehatan setempat segera mengeluarkan peringatan darurat karena kekhawatiran akan adanya warga yang terpapar virus mematikan tersebut selama kunjungan wisata. Penemuan ini memicu investigasi mendalam untuk melacak rute perjalanan hewan-hewan tersebut guna meminimalkan risiko penularan pada manusia.
Otoritas kesehatan menekankan bahwa siapa pun yang sempat melakukan kontak fisik atau terkena air liur dari kambing-kambing tersebut harus segera mendapatkan penanganan medis untuk mencegah infeksi fatal. Hingga saat ini, jumlah pasti pengunjung yang berinteraksi dengan hewan tersebut masih dalam tahap pendataan oleh pihak berwenang. “Pihak kami masih terus berupaya mengidentifikasi berapa banyak orang yang mungkin telah terpapar sejak periode akhir Juli lalu,” ungkap salah satu pejabat kesehatan negara bagian dalam keterangan resminya.
Hingga saat ini, pihak Farm Adventures terus berkoordinasi dengan pemerintah untuk memetakan titik-titik lokasi yang mereka singgahi selama beberapa minggu terakhir. Masyarakat diminta tetap waspada terhadap gejala rabies dan segera melapor jika mengalami gigitan atau kontak langsung dengan hewan dari kebun binatang keliling tersebut. Rabies pada hewan ternak merupakan kasus yang serius karena memerlukan penanganan cepat berupa suntikan pasca-paparan (PEP) bagi manusia guna menghindari risiko kematian.
