KARO – Gunung Sinabung yang terletak di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, kembali mengalami erupsi hebat pada Senin pagi dengan memuntahkan kolom abu vulkanik setinggi kurang lebih 3.500 meter atau 3,5 kilometer di atas puncak. Fenomena alam ini terjadi akibat peningkatan aktivitas vulkanik di dalam perut gunung, yang memicu kepanikan warga sekitar serta pengawasan ketat dari pihak berwenang sejak fajar menyingsing.
Ketinggian kolom abu yang mencapai ribuan meter tersebut terpantau berwarna kelabu hingga hitam pekat dengan intensitas tebal yang condong mengarah ke arah timur dan tenggara. Kepala Badan Geologi memberikan keterangan resmi mengenai situasi terkini di lapangan guna mengantisipasi risiko lebih lanjut bagi penduduk setempat. “Erupsi ini menghasilkan kolom abu tebal berwarna kelabu hingga hitam yang condong ke arah timur dan tenggara,” ujar Kepala Badan Geologi saat menjelaskan rincian teknis erupsi tersebut.
Hingga saat ini, status Gunung Sinabung masih dalam pemantauan intensif untuk mendeteksi kemungkinan adanya erupsi susulan atau guguran awan panas. Masyarakat dan wisatawan diimbau untuk tidak melakukan aktivitas di dalam radius zona merah yang telah ditentukan. Selain itu, penggunaan masker sangat disarankan bagi warga yang terdampak hujan abu guna menghindari gangguan kesehatan pernapasan akibat material vulkanik yang tersebar di udara.

