By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Agustus Pecahkan Rekor Bulan Terpanas di Dunia, Sejajar Juli 2023
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Agustus Pecahkan Rekor Bulan Terpanas di Dunia, Sejajar Juli 2023
Internasional

Agustus Pecahkan Rekor Bulan Terpanas di Dunia, Sejajar Juli 2023

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 10, 2026 11:23 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
SHARE

BRUSSELS – Suhu panas ekstrem yang melanda seluruh dunia pada Agustus lalu resmi menyamai rekor bulan terpanas sepanjang sejarah, sejajar dengan pencapaian Juli 2023, menurut laporan para ilmuwan iklim global yang dirilis pekan ini. Fenomena suhu menyengat ini terjadi di berbagai belahan bumi akibat akumulasi emisi karbon yang memicu lonjakan panas musim panas secara drastis di skala internasional.

Data dari pusat pemantauan iklim menunjukkan bahwa intensitas panas ini tidak hanya sekadar fenomena musiman, melainkan sinyal merah bagi krisis iklim global. Para peneliti mengonfirmasi bahwa kondisi atmosfer saat ini sangat rentan terhadap pemecahan rekor suhu baru dalam waktu dekat. “Suhu musim panas yang menyengat ini menempatkan bulan lalu pada posisi yang sama dengan Juli 2023 dalam hal tingkat panas global,” ungkap salah satu ilmuwan dalam pernyataan resminya.

Kondisi memprihatinkan ini diprediksi akan terus berlanjut hingga akhir tahun, dengan potensi cuaca yang lebih ekstrem di bulan-bulan mendatang. Tanpa adanya tindakan mitigasi yang signifikan terhadap perubahan iklim, frekuensi gelombang panas seperti yang terjadi pada Agustus ini dikhawatirkan akan menjadi pola cuaca permanen yang mengancam stabilitas lingkungan global di masa depan.

TAGGED:LingkunganPemanasan Globalperubahan iklimrekor panas duniaSuhu Ekstrem
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Status Perlindungan Sementara (TPS) Warga El Salvador di AS Masih Berlaku
Next Article Pelantikan Pengurus KKG PAI SD Kaltim: Momentum Perkuat Kolaborasi Guru

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Polres Berau Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Atasi Balap Liar
Daerah
Pemuda Kaltim Borneo Kind Tanam 1.000 Pohon di Lahan Bekas Karhutla
Daerah
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia vs Daya Beli Masyarakat yang Terhimpit
Ekonomi & Bisnis
PJJ di Samarinda Tak Bisa Disamaratakan, Puji Soroti Kendala Internet Siswa
Pendidikan

You Might Also Like

Kabut Asap Karhutla RI Kepung Negara Tetangga, Kualitas Udara Memburuk
Menlu Sugiono Selidiki Dugaan 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia
AS Lancarkan Serangan Baru ke Iran, Trump Ancam Blokade Pelabuhan
Senator Filipina Eks Polisi Duterte Berlindung di Senat Hindari ICC
Macron Dikecam: Asyik Jet Ski Saat Prancis Kebakaran Hutan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?