PARIS – Presiden Prancis Emmanuel Macron menuai kecaman keras dari publik dan para politisi setelah foto dirinya tengah menikmati liburan musim panas dengan menaiki jet ski di kawasan Fort de Brégançon beredar luas baru-baru ini. Aksi tersebut memicu kemarahan karena dilakukan tepat saat sebagian besar wilayah Prancis sedang berjuang melawan gelombang panas ekstrem serta bencana kebakaran hutan hebat yang menghanguskan ribuan hektare lahan.
Kritik tajam muncul karena Macron dianggap tidak peka terhadap krisis lingkungan yang sedang melanda negaranya. Foto-foto yang menjadi sampul majalah tersebut dinilai kontradiktif dengan seruan pemerintah agar masyarakat melakukan penghematan energi dan menjaga lingkungan di tengah ancaman perubahan iklim global yang kian nyata.
Anggota parlemen dari Partai Hijau, Sandrine Rousseau, melontarkan protes keras terkait gaya liburan sang presiden yang dianggap merusak ekosistem. “Hal ini mengonfirmasi kesan adanya seorang presiden yang terputus dari kenyataan dan tidak memahami tantangan perubahan iklim yang sedang kita hadapi,” tegas Rousseau saat memberikan pernyataan resminya terkait kontroversi tersebut.
Meskipun pihak Istana Elysee menyatakan bahwa Macron tetap bekerja dan memantau situasi nasional selama masa liburannya, tekanan publik tetap tak terbendung. Kontroversi jet ski ini menambah daftar panjang kritik terhadap kepemimpinan Macron yang seringkali dianggap terlalu elit dan kurang berempati terhadap kesulitan yang dihadapi masyarakat kelas bawah maupun pejuang lingkungan.

