MADRID – Klub La Liga, Rayo Vallecano, secara resmi dilarang menggunakan stadion kandang mereka, Campo de Fútbol de Vallecas, di Madrid hanya beberapa minggu sebelum dimulainya musim baru akibat risiko kesehatan yang serius. Langkah ini diambil oleh otoritas terkait setelah ditemukan potensi penyebaran penyakit Legionnaire (Legionellosis) yang dapat membahayakan keselamatan para suporter jika tetap memaksakan hadir di tribun stadion yang sedang dalam kondisi kurang memadai.
Penyakit Legionnaire sendiri dikenal sebagai infeksi paru-paru berat yang disebabkan oleh bakteri Legionella, yang biasanya menyebar melalui sistem air atau pendingin udara yang terkontaminasi. Pihak manajemen klub kini tengah berupaya mencari solusi cepat terkait lokasi pertandingan kandang mereka agar jadwal kompetisi tidak terganggu. “Keselamatan para penggemar adalah prioritas utama kami, dan kami tidak akan mengambil risiko apa pun sampai fasilitas benar-benar dinyatakan aman oleh ahli kesehatan,” ungkap juru bicara klub dalam pernyataan resminya.
Kondisi infrastruktur Stadion Vallecas memang telah lama menjadi sorotan, namun ancaman medis ini menjadi faktor penentu yang memaksa pengosongan stadion segera. Penutupan ini memberikan tekanan besar bagi Rayo Vallecano untuk segera melakukan renovasi menyeluruh atau pindah ke stadion alternatif dalam waktu singkat. Para pendukung diharapkan tetap memantau kanal informasi resmi klub untuk mengetahui detail relokasi pertandingan kandang pembuka musim ini.

