By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Menteri ATR Nusron Wahid Prioritaskan Perlindungan Lahan Pertanian demi Swasembada Pangan
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Pemerintah > Menteri ATR Nusron Wahid Prioritaskan Perlindungan Lahan Pertanian demi Swasembada Pangan
Pemerintah

Menteri ATR Nusron Wahid Prioritaskan Perlindungan Lahan Pertanian demi Swasembada Pangan

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Juli 10, 2026 3:19 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Menteri ATR/Kepala BPN Nusron Wahid menegaskan pentingnya perlindungan lahan pertanian produktif melalui skema LP2B untuk mendukung swasembada pangan. (Sumber: News - Detikcom)
SHARE

MAKASSAR – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan komitmen pemerintah dalam memprioritaskan perlindungan lahan pertanian produktif guna mendukung percepatan swasembada pangan nasional saat melakukan evaluasi di Makassar, Sulawesi Selatan. Langkah strategis ini dilakukan melalui penetapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) yang kini menjadi fokus utama pemerintah pusat untuk mencegah alih fungsi lahan secara masif di berbagai daerah di Indonesia.

Nusron mengungkapkan bahwa upaya ini merupakan bagian dari visi besar pemerintah dalam menjaga kedaulatan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. “Perlindungan lahan pertanian produktif adalah prioritas utama pemerintah untuk memastikan ketersediaan pangan yang mandiri serta mewujudkan swasembada yang berkelanjutan di masa depan,” tegas Nusron Wahid dalam keterangan resminya kepada media.

Provinsi Sulawesi Selatan menunjukkan performa yang sangat positif dengan mencatatkan progres penetapan LP2B mencapai 88,05 persen, sebuah angka yang telah melampaui target yang ditetapkan sebelumnya. Keberhasilan ini diharapkan menjadi rujukan bagi provinsi lain agar lebih disiplin dalam mengamankan zona hijau pertanian, sehingga integrasi data tata ruang tetap selaras dengan upaya penguatan lumbung pangan nasional.

TAGGED:Kementerian ATR BPNLahan PertanianLP2BNusron WahidSulawesi Selatanswasembada pangan
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Momen Prabowo Terima Kunjungan 3 Eks PM Thailand: Thaksin, Yingluck, dan Paetongtarn
Next Article Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026: Prancis Unggul 2-0 Atas Maroko

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Emil Audero Tampil Gemilang, Jose Mourinho Beri Peringatan Usai Real Madrid Libas Rayo Vallecano
Olahraga
Banjir Bandang Nepal: 1.300 Orang Tewas dan 5.000 Warga Hilang
Internasional
Flavio Bolsonaro Diselidiki Atas Dugaan Korupsi Dana Film Biografi
Internasional
Warga Beutong Ateuh Aceh Tolak Izin Tambang Pasca Banjir Bandang
Daerah

You Might Also Like

Kemenhaj Siapkan 15 Porsi Makanan Siap Santap Jemaah Haji 2026
Pemerintah Siapkan Agenda Kenegaraan Sambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI
Andi Harun Angkat Bicara Terkait polemik pernyataan Gubernur, Sarankan Permintaan Maaf Lebih Personal
Cak Imin Lapor Prabowo: Fokus Strategi Kemiskinan & Lapangan Kerja
KPK Apresiasi Kemensos Cegah Korupsi di Program Sekolah Rakyat
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?