By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Banjir Bandang Nepal: 1.300 Orang Tewas dan 5.000 Warga Hilang
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Banjir Bandang Nepal: 1.300 Orang Tewas dan 5.000 Warga Hilang
Internasional

Banjir Bandang Nepal: 1.300 Orang Tewas dan 5.000 Warga Hilang

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 13, 2026 1:58 pm
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
SHARE

KATHMANDU – Bencana banjir bandang dahsyat melanda Nepal baru-baru ini, menyebabkan sedikitnya 1.300 orang tewas dan lebih dari 5.000 warga lainnya dinyatakan hilang setelah luapan air sungai yang ekstrem menyapu permukiman serta infrastruktur penting. Mujib Mashal, Kepala Biro Asia Selatan, melaporkan bahwa intensitas hujan yang luar biasa telah mengubah aliran sungai di sepanjang wilayah Nepal menjadi arus mematikan yang menghancurkan jembatan dan memutus akses jalan utama secara total.

Dampak dari bencana ini dirasakan sangat masif, di mana banyak kota kecil rata dengan tanah akibat terjangan air dan material lumpur yang datang tiba-tiba. Tim penyelamat hingga kini masih terus berupaya melakukan pencarian korban di tengah puing-puing bangunan, meskipun kendala akses logistik akibat hancurnya sarana transportasi menjadi tantangan terbesar dalam proses evakuasi massal tersebut.

Dalam laporannya saat menelusuri jalur kerusakan di sepanjang sungai, Mujib Mashal menggambarkan betapa mengerikannya kekuatan alam yang menghantam wilayah tersebut dalam waktu singkat. “Sungai-sungai itu berubah menjadi aliran air mematikan yang menyapu habis seluruh kota, jembatan, dan jalan,” ungkap Mashal saat menyaksikan langsung skala kehancuran yang ditinggalkan oleh bencana banjir tersebut. Tragedi ini kini menjadi sorotan dunia sebagai salah satu bencana alam paling mematikan di kawasan Asia Selatan tahun ini.

TAGGED:Banjir Bandangbencana alamBerita InternasionalKorban JiwaNepal
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Flavio Bolsonaro Diselidiki Atas Dugaan Korupsi Dana Film Biografi

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Flavio Bolsonaro Diselidiki Atas Dugaan Korupsi Dana Film Biografi
Internasional
Warga Beutong Ateuh Aceh Tolak Izin Tambang Pasca Banjir Bandang
Daerah
Wanita di Gowa Ditangkap Saat Pesta Ultah Usai Gelapkan 21 Mobil Rental
Hukum & Kriminal
PSM Makassar vs Arema FC: Marcos Santos Targetkan Singo Edan Curi 3 Poin
Olahraga

You Might Also Like

Korea Selatan Luncurkan Aplikasi Pelacak Penguntit demi Lindungi Korban
Liga Champions Gelar Mengheningkan Cipta untuk Korban Bencana Nepal
Rebutan AS-Iran: Inilah Sederet Kegunaan Uranium Selain Bom Nuklir
Karhutla 2026 Meluas Akibat El Nino Godzilla, 90 Persen Ulah Manusia
Kabut Asap Karhutla RI Kepung Negara Tetangga, Kualitas Udara Memburuk
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?