BEIJING – Otoritas keamanan China (Who) akhirnya mengungkap identitas dan motif di balik insiden jatuhnya pesawat kecil (What) yang menabrak gedung tertinggi di pusat kota Beijing (Where) baru-baru ini (When). Berdasarkan hasil investigasi terbaru, pilot pesawat tersebut diduga sengaja menabrakkan armadanya (How) sebagai upaya untuk melakukan tindakan bunuh diri (Why) berdasarkan bukti-bukti yang ditemukan di lapangan.
Pihak berwenang menyebutkan bahwa pilot tersebut memiliki riwayat depresi dan sempat menyampaikan pesan yang mengkhawatirkan sebelum melakukan penerbangan maut tersebut. Dalam keterangan resminya, perwakilan pemerintah menyatakan bahwa informasi ini didapat dari penelusuran rekam jejak komunikasi sang pilot. “Pilot pesawat kecil yang menabrak gedung tertinggi di ibu kota Beijing pernah mengaku berniat mengakhiri hidup sebelum kecelakaan terjadi,” ungkap sumber resmi dari otoritas penerbangan China.
Kejadian ini sempat memicu kepanikan luar biasa di Beijing mengingat lokasi kecelakaan merupakan area perkantoran yang sangat padat. Saat ini, tim investigator masih melakukan pembersihan puing dan memastikan tidak ada kerusakan struktural yang membahayakan gedung ikonik tersebut. Pemerintah setempat juga berjanji akan memperketat protokol pengawasan kesehatan mental bagi setiap individu yang memiliki akses terhadap lisensi penerbangan sipil di wilayah tersebut.

