By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Alasan Negara Berkembang Tetap Gabung BRICS Meski Ada Konflik Global
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Internasional > Alasan Negara Berkembang Tetap Gabung BRICS Meski Ada Konflik Global
Internasional

Alasan Negara Berkembang Tetap Gabung BRICS Meski Ada Konflik Global

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: September 11, 2026 4:39 pm
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
SHARE

NEW DELHI – Para pemimpin negara anggota BRICS, termasuk China, Rusia, dan India, dijadwalkan berkumpul di New Delhi pada akhir pekan ini untuk mengadakan pertemuan puncak guna membahas penguatan aliansi strategis di tengah gejolak geopolitik. Pertemuan penting ini dilaksanakan di tengah ancaman perang yang berkepanjangan dan melonjaknya harga energi global yang berisiko mengganggu stabilitas ekonomi negara anggota. Meskipun sering terjadi ketegangan internal, blok ini tetap menjadi daya tarik bagi kekuatan ekonomi baru yang ingin memperkuat posisi tawar mereka terhadap dominasi Barat.

Dinamika internal BRICS saat ini memang sedang diuji oleh berbagai kepentingan yang berbeda, namun ambisi untuk menciptakan tatanan dunia baru tetap menjadi perekat utama. Tantangan ekonomi akibat inflasi energi menjadi salah satu agenda mendesak yang harus segera diselesaikan agar persatuan antar anggota tidak terpecah. Terkait situasi ini, seorang analis menekankan bahwa, “Perang dan lonjakan harga energi mengancam akan merusak persatuan, tetapi daya tarik ekonomi kelompok ini tetap sulit untuk diabaikan oleh para pemimpin dunia yang mencari alternatif kerja sama baru.”

Keanggotaan BRICS yang terus meluas menunjukkan bahwa banyak negara berkembang melihat blok ini sebagai wadah untuk menyuarakan kepentingan ‘Global South’ yang lebih inklusif. Keberhasilan KTT di New Delhi akan sangat bergantung pada bagaimana para pemimpin menyeimbangkan perbedaan pandangan politik mereka dengan kebutuhan mendesak akan keamanan energi dan stabilitas pasar. Ke depannya, BRICS diharapkan mampu merumuskan kebijakan ekonomi kolektif yang lebih resilien dalam menghadapi tekanan ekonomi internasional yang semakin kompleks.

TAGGED:BRICSChinaEkonomi GlobalIndiaKrisis EnergiKTT BRICSNew DelhiRusia
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Viral Pagar Bolong Stasiun Jatinegara, Warga Abaikan JPO demi Menyeberang
Next Article Korban Keracunan MBG di Karo Alami Gangguan Ingatan dan Susah Bicara

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Target Pembangunan Sekolah Terpadu Balikpapan Selesai November 2026
Pendidikan
Prabowo Hadiri KTT BRICS di India, Disambut Hangat PM Narendra Modi
Internasional
FKUB Samarinda Tetapkan 8 Program Kerja Strategis 2026-2027 untuk Perkuat Toleransi
Daerah
25 Tahun Pasca 9/11: Transformasi Besar Dunia Intelijen dan Keamanan Global
Internasional

You Might Also Like

Spencer Pratt Terima Hasil Pilwakot Los Angeles Meski Ada Klaim Trump
Dampak 5 Tahun Kekuasaan Taliban: Hak Perempuan Afghanistan Terhapus dari Ruang Publik
Rusia Serang Kyiv dengan Rudal dan Drone: 4 Tewas Setelah Gencatan Senjata Berakhir
Macron Dikecam: Asyik Jet Ski Saat Prancis Kebakaran Hutan
Milisi Irak Pro-Iran Gelar Sayembara Rp179 Miliar untuk Nyawa Donald Trump
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?