MEXICO CITY – Menjelang pertandingan krusial Timnas Inggris melawan Meksiko di Estadio Azteca, Mexico City, pundit BBC Rachel Corsie dan Lucas Leiva membagikan pengalaman berat mereka saat harus berlaga di ketinggian 2.240 meter di atas permukaan laut. Lokasi stadion ikonik tersebut dikenal memiliki kadar oksigen yang tipis, sehingga menuntut adaptasi fisik luar biasa bagi para pemain yang terbiasa berlaga di dataran rendah demi menjaga performa sepanjang pertandingan.
Kondisi atmosfer di ketinggian ekstrem ini tidak hanya memengaruhi stamina, tetapi juga memberikan tekanan mental yang besar bagi atlet profesional. Rachel Corsie menggambarkan sensasi fisik yang mencekam saat paru-paru mulai kesulitan mendapatkan suplai oksigen yang cukup. “You can’t breathe (Anda tidak bisa bernapas),” tegas narasumber dalam wawancara tersebut saat mendeskripsikan betapa sulitnya menjaga ritme permainan di bawah tekanan udara yang tipis.
Selain faktor pernapasan, bermain di ketinggian juga mengubah dinamika teknis seperti kecepatan laju bola yang menjadi lebih sulit diprediksi karena hambatan udara yang berkurang. Pengalaman yang dibagikan oleh Corsie dan Leiva ini menjadi peringatan nyata bagi skuat Tiga Singa agar benar-benar mempersiapkan taktik dan manajemen energi guna menghadapi atmosfer ekstrem di salah satu stadion paling menantang di dunia tersebut.

