BERAU – Yayasan Konservasi Alam Nusantara (YKAN) berkolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Berau menggelar program edukasi konservasi penyu bagi anak-anak di Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, baru-baru ini sebagai langkah strategis memperkuat perlindungan satwa dilindungi sejak dini. Kegiatan ini bertujuan menanamkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya menjaga ekosistem laut agar keberlanjutan populasi penyu di wilayah tersebut tetap terjaga bagi generasi mendatang.
Program ini melibatkan berbagai aktivitas interaktif yang dirancang untuk menarik minat anak-anak dalam memahami siklus hidup penyu serta ancaman yang dihadapi habitat mereka di pesisir. Perwakilan YKAN menekankan bahwa keterlibatan generasi muda sangat krusial karena mereka adalah calon garda terdepan penjaga lingkungan di Berau. “Edukasi ini merupakan investasi jangka panjang agar anak-anak di Berau memiliki rasa kepemilikan dan kepedulian tinggi untuk melindungi penyu dari kepunahan,” ujar salah satu narasumber tim edukasi lapangan.
Melalui inisiatif ini, Pemerintah Kabupaten Berau berharap pengetahuan yang diperoleh anak-anak dapat disebarkan kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat luas. Sinergi antara pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat ini diharapkan mampu menekan angka perburuan penyu serta mencegah kerusakan habitat di kawasan pesisir Kalimantan Timur secara berkelanjutan.

