JAKARTA – Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi menjalin kolaborasi strategis dengan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) di Jakarta untuk meningkatkan kompetensi Artificial Intelligence (AI) bagi para jurnalis kampus. Langkah ini diambil sebagai upaya nyata pemerintah dalam membekali sumber daya manusia (SDM) generasi muda agar siap menghadapi tantangan transformasi digital yang berkembang pesat di industri media saat ini.
Kerja sama ini tidak hanya berfokus pada penguasaan teknologi kecerdasan buatan, tetapi juga bertujuan memperluas jangkauan publikasi terkait isu-isu ketenagakerjaan. Dengan penguasaan AI, para jurnalis kampus diharapkan mampu mengolah informasi secara lebih efektif dan inovatif. “Kolaborasi antara Kemnaker dan IJTI ini juga diarahkan untuk memperkuat publikasi dan edukasi ketenagakerjaan kepada masyarakat,” tulis keterangan resmi Kemnaker terkait pentingnya sinergi ini.
Melalui program pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan tercipta ekosistem informasi yang lebih modern dan edukatif di lingkungan universitas. Kemnaker berkomitmen untuk terus menggandeng berbagai organisasi profesi guna memastikan talenta muda Indonesia memiliki daya saing tinggi, terutama dalam memanfaatkan teknologi cerdas untuk mendukung penyebaran konten positif di ruang publik.

