PASER – Para atlet lari (sprinter) asal Kabupaten Paser mulai mengintensifkan program penguatan fisik dan kecepatan di kawasan Paser guna menyongsong perhelatan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang dijadwalkan berlangsung pada 14 November 2026 mendatang. Sebagai tuan rumah, Pemerintah Kabupaten Paser melalui 64 pengurus cabang olahraga (cabor) terus mendorong para atlet untuk tetap berlatih secara konsisten meskipun saat ini program yang dijalankan masih bersifat mandiri dan terbatas pada latihan dasar.
Hingga saat ini, intensitas latihan para atlet belum mencapai tahap maksimal dikarenakan kendala alokasi anggaran yang belum turun ke masing-masing cabang olahraga. Kondisi ini membuat para sprinter harus berinisiatif menjaga performa mereka secara swadaya. Fokus utama latihan saat ini adalah menjaga kebugaran jantung, kekuatan otot, serta teknik dasar lari agar pondasi fisik tetap kokoh sebelum memasuki fase pemusatan latihan yang lebih berat nantinya.
Keterbatasan anggaran tidak menyurutkan semangat tim pelatih untuk tetap memantau perkembangan para atlet di lapangan secara berkala. Salah satu perwakilan pelatih menyebutkan bahwa tahap awal ini sangat krusial untuk memastikan kesiapan mental atlet sebagai tuan rumah. “Cabor atletik Paser kategori sprinter kini masih dalam tahap program mandiri dan hanya latihan dasar guna mengasah penguatan fisik dan kecepatan,” ungkap sumber terkait mengenai kondisi persiapan terkini para atlet atletik di Paser.

