By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Status Ojol Jadi Pekerja Masih Simulasi, DPR RI Kaji Dampak Regulasi
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Ekonomi & Bisnis > Status Ojol Jadi Pekerja Masih Simulasi, DPR RI Kaji Dampak Regulasi
Ekonomi & Bisnis

Status Ojol Jadi Pekerja Masih Simulasi, DPR RI Kaji Dampak Regulasi

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 2, 2026 3:02 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan keterangan terkait progres wacana status ojol menjadi pekerja formal. (Sumber: ANTARA News Kalimantan Timur Terkini)
SHARE

JAKARTA – Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad mengungkapkan bahwa wacana perubahan status pengemudi ojek online (ojol) dari mitra menjadi pekerja formal saat ini masih dalam tahap simulasi di Jakarta. Langkah tersebut diambil oleh pihak DPR RI guna mengkaji secara mendalam kelayakan serta dampak regulasi ini terhadap kesejahteraan jutaan pengemudi di seluruh Indonesia.

Dasco menjelaskan bahwa pembahasan terkait status hukum ini harus dilakukan dengan sangat hati-hati agar tidak menimbulkan ketimpangan dalam ekosistem transportasi daring. Beliau menegaskan bahwa saat ini para pihak terkait masih mengumpulkan data dan masukan agar kebijakan yang dihasilkan nantinya tepat sasaran. “Pembahasan-pembahasan mengenai apakah kemudian jadi (pekerja) itu masih dalam tahap simulasi,” ujar Sufmi Dasco Ahmad kepada awak media.

Perubahan status dari mitra menjadi pekerja diharapkan mampu memberikan jaminan perlindungan sosial dan kepastian pendapatan bagi para pengemudi. Meski demikian, pemerintah dan parlemen masih menimbang beban operasional yang mungkin akan ditanggung oleh perusahaan aplikator jika kebijakan ini resmi diterapkan. DPR berkomitmen untuk mencari solusi terbaik yang menguntungkan baik bagi pekerja maupun industri transportasi online.

TAGGED:DPR RIekonomi digitalojek onlineojolstatus mitra ojolSufmi Dasco Ahmad
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Peruri Perkuat Rekrutmen dengan E-Meterai Guna Cegah Dokumen Palsu
Next Article Telkom Gelar Kartini BISA Fest, Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas Lewat AI

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Flavio Bolsonaro Diselidiki Atas Dugaan Korupsi Dana Film Biografi
Internasional
Warga Beutong Ateuh Aceh Tolak Izin Tambang Pasca Banjir Bandang
Daerah
Wanita di Gowa Ditangkap Saat Pesta Ultah Usai Gelapkan 21 Mobil Rental
Hukum & Kriminal
PSM Makassar vs Arema FC: Marcos Santos Targetkan Singo Edan Curi 3 Poin
Olahraga

You Might Also Like

Prabowo Soroti Arus Modal Keluar Q1 2026, Menkeu dan BI Bertindak
Mensesneg Ajak Guru Besar Restrukturisasi BUMN Lewat Danantara
PNM Salurkan Hewan Kurban di 18 Cabang pada Idul Adha 2026
Inflasi Kalimantan Timur Juli 2026 Tetap Terjaga di Angka 0,18 Persen
Pemkab Berau Dorong Investasi Melalui Transformasi Ekonomi Sirkular
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?