SHIZUOKA – Seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial SZ ditemukan meninggal dunia saat melakukan pendakian di Gunung Fuji, Prefektur Shizuoka, Jepang, pada Senin (8/7/2024). Korban pertama kali ditemukan oleh pendaki lain dalam kondisi tidak sadarkan diri di jalur pendakian sebelum akhirnya dievakuasi petugas ke rumah sakit, namun dinyatakan telah wafat setibanya di sana. Peristiwa tragis ini terjadi di tengah musim pendakian musim panas yang baru saja dibuka bagi wisatawan umum di Negeri Sakura tersebut.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tokyo segera bergerak cepat untuk menangani kasus ini dan memberikan pendampingan penuh kepada keluarga korban. Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI mengonfirmasi bahwa identitas korban telah dipastikan dan komunikasi dengan otoritas kepolisian Jepang terus berjalan intensif. “KBRI Tokyo telah menerima laporan mengenai meninggalnya seorang WNI di Gunung Fuji dan saat ini kami terus berkoordinasi dengan kepolisian setempat untuk proses penanganan jenazah serta memberikan bantuan kekonsuleran yang diperlukan,” ungkap perwakilan resmi pemerintah.
Penyebab pasti kematian korban masih menunggu hasil pemeriksaan medis lebih lanjut, namun dugaan sementara berkaitan dengan kondisi kesehatan fisik saat menghadapi medan ekstrem dan perubahan cuaca di gunung tertinggi di Jepang tersebut. Pihak otoritas setempat senantiasa mengimbau para pendaki, khususnya wisatawan mancanegara, agar mempersiapkan fisik secara matang serta mematuhi seluruh protokol keselamatan demi mencegah terulangnya insiden serupa di jalur pendakian Gunung Fuji.

