SAN JUAN – Sebuah tim pencarian internasional berhasil menemukan bangkai pesawat Pan American Airways di dasar Samudra Atlantik, lepas pantai San Juan, Puerto Rico, baru-baru ini setelah dinyatakan hilang selama 74 tahun. Pesawat berjenis Douglas DC-4 tersebut diketahui jatuh pada April 1952 tak lama setelah lepas landas, dan penemuan ini akhirnya memecahkan misteri panjang mengenai keberadaan fisik armada legendaris tersebut di kedalaman laut.
Penemuan bersejarah ini melibatkan teknologi sonar canggih dan kendaraan bawah air yang dikendalikan dari jarak jauh untuk memetakan dasar laut di area jatuhnya pesawat. Meskipun sudah terendam selama tujuh dekade, struktur utama pesawat dilaporkan masih dapat diidentifikasi oleh para ahli. “Keberhasilan ini adalah momen emosional bagi sejarah penerbangan dunia, mengingat pesawat ini telah menjadi misteri yang tidak terpecahkan selama lebih dari setengah abad,” ujar salah satu perwakilan tim pencarian dalam pernyataan resminya.
Hingga saat ini, pihak berwenang dan para peneliti terus melakukan dokumentasi bawah air guna mempelajari kondisi fisik pesawat lebih lanjut serta memahami faktor-faktor penyebab kecelakaan di masa lalu. Penemuan ini diharapkan tidak hanya menambah catatan sejarah industri dirgantara internasional, tetapi juga memberikan kejelasan bagi sejarah penerbangan komersial yang sempat hilang di perairan Atlantik.

