JAKARTA – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian secara tegas memberikan tiga pedoman atau rambu utama guna memperkuat integritas Persatuan Purnabakti Kepala Desa Seluruh Indonesia (Perpukadesi) dalam pertemuan resmi di Jakarta baru-baru ini. Langkah ini dilakukan untuk memastikan organisasi wadah mantan kepala desa tersebut tetap memiliki muruah dan berfungsi optimal dalam mengawal pembangunan desa meskipun para anggotanya telah memasuki masa purnabakti.
Dalam arahannya, Tito mengingatkan agar seluruh jajaran pengurus dan anggota Perpukadesi tetap menjaga netralitas dan tidak terseret ke dalam arus politik praktis. Ia berharap organisasi ini dapat bertransformasi menjadi lembaga yang lebih produktif dengan menitikberatkan perhatian pada solusi atas berbagai isu publik di tingkat pedesaan. “Saya ingatkan agar organisasi ini tetap netral, tidak terlibat dalam politik praktis, dan lebih fokus pada isu-isu publik yang menyentuh kepentingan rakyat,” tegas Tito Karnavian saat memberikan sambutan.
Selain masalah politik, Mendagri juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan melalui program kerja yang nyata dan berdampak luas. Dengan mematuhi rambu-rambu integritas tersebut, Perpukadesi diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam memberikan masukan konstruktif bagi kemajuan daerah. Penguatan ini dinilai sangat penting agar suara para purnabakti kepala desa tetap memiliki bobot dan dihormati di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

