By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Panen Padi Meningkat, Penyerapan Gabah Bulog Capai 1,7 Juta Ton
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Ekonomi & Bisnis > Panen Padi Meningkat, Penyerapan Gabah Bulog Capai 1,7 Juta Ton
Ekonomi & Bisnis

Panen Padi Meningkat, Penyerapan Gabah Bulog Capai 1,7 Juta Ton

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 17, 2026 5:59 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Petani saat memanen padi jenis Inpari 32 di Kampung Tematik Mulyaharja, Bogor, sebagai bagian dari upaya penguatan stok beras nasional oleh Bulog. (Sumber: Sindikasi economy.okezone.com)
SHARE

BOGOR – Perum Bulog mencatatkan realisasi penyerapan gabah dan beras nasional yang mencapai 1,7 juta ton pada periode Januari hingga awal April 2026 di tengah kegiatan panen padi Inpari 32 di Kampung Tematik Mulyaharja, Bogor, Jawa Barat. Capaian ini menunjukkan akselerasi yang lebih cepat dibandingkan tahun 2025 guna memperkuat stabilitas ketahanan pangan nasional serta mengantisipasi dinamika pasar global yang fluktuatif.

Keberhasilan ini tidak lepas dari tren panen positif yang terjadi di berbagai daerah sentra produksi padi. “Realisasi penyerapan tahun ini menunjukkan percepatan dibandingkan periode sebelumnya, di mana angka serupa baru tercapai pada akhir April tahun lalu,” ungkap manajemen Perum Bulog dalam laporan resminya. Percepatan ini menjadi sinyal positif bagi kedaulatan pangan Indonesia di masa depan.

Optimisme pemerintah semakin menguat dengan target penyerapan gabah yang dipatok sebesar 4 juta ton pada awal Juni 2026 mendatang. Dengan ketersediaan stok yang melimpah dari hasil panen petani lokal, Bulog berkomitmen untuk terus menjaga ketersediaan pasokan beras di pasar agar harga tetap stabil bagi masyarakat luas.

TAGGED:BulogEkonomi NasionalKetahanan PanganPanen PadiStok Beras
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article PGRI Kaltim Fokus Perlindungan Hukum dan Sertifikasi Guru, Hindari Kriminalisasi
Next Article Pemprov Kaltim Targetkan 460 Kopdes Merah Putih Rampung Juli 2026

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

NasDem Respons Ajakan PKS Soal Ijazah Gibran: Fokus RUU Perampasan Aset
Nasional
Mentan Amran Yakin Harga Beras Turun Usai Mafia Pengoplos SPHP Ditangkap
Ekonomi & Bisnis
Pemprov Kaltim Tekankan Data Tunggal untuk Entaskan Kemiskinan
Daerah
Peringati Hari Sumpah Pemuda, Wakapolres Kubar Tekankan Peningkatan Pelayanan
Daerah

You Might Also Like

PNM Green Impact Tanam 22.000 Mangrove di 18 Kawasan Pesisir Indonesia
Smartani Goes to School Bontang: Inovasi Ketahanan Pangan Berbasis Neurosains
Bank Indonesia Optimis Nilai Tukar Rupiah Menguat pada Juli-Agustus 2026
Kukar Dorong Diversifikasi Pangan Lewat Olahan Sorgum di Desa Sungai Payang
Mixue Indonesia Dorong Ekonomi Lokal Melalui Pemberdayaan Wirausaha
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?