SAMARINDA – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kalimantan Timur melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 2.5 melaksanakan pemeliharaan rutin pada Jembatan Mali yang terletak di jalur utama Muara Wahau menuju perbatasan Berau guna menjamin keandalan infrastruktur transportasi darat. Langkah preventif ini dilakukan secara berkala untuk memastikan struktur jembatan tetap dalam kondisi prima dan aman dilintasi oleh kendaraan logistik maupun masyarakat umum, mengingat posisi strategis jalur tersebut sebagai urat nadi ekonomi di Kalimantan Timur.
Kegiatan pemeliharaan ini mencakup berbagai aspek teknis, mulai dari pembersihan drainase jembatan, pengecatan ulang elemen struktur untuk mencegah korosi, hingga pemeriksaan kekencangan baut-baut penyambung. Pihak BBPJN Kaltim menekankan bahwa perawatan rutin jauh lebih efektif dalam memperpanjang usia pakai jembatan dibandingkan melakukan perbaikan besar saat kerusakan sudah terjadi. “Pemeliharaan rutin ini kami lakukan secara berkala untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat saat melintasi jalur logistik Muara Wahau–Berau,” tegas perwakilan BBPJN Kaltim dalam keterangannya.
Dengan terlaksananya pemeliharaan ini, diharapkan risiko gangguan aksesibilitas antar kabupaten dapat diminimalisir, terutama pada musim penghujan yang sering memicu kerusakan infrastruktur jalan. BBPJN Kaltim berkomitmen untuk terus memantau kualitas seluruh jembatan nasional di wilayah kerjanya demi mendukung kelancaran distribusi barang dan jasa serta meningkatkan keselamatan para pengguna jalan di Benua Etam.

