TENGGARONG – TENGGARONG – Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur, secara resmi menggelar pelatihan bagi 30 juru sembelih halal (Juleha) di Tenggarong guna mempersiapkan pelaksanaan ibadah Idul Adha agar sesuai dengan standar syariat. Program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi teknis sekaligus memastikan para petugas memiliki sertifikat halal resmi dalam menjalankan tugas penyembelihan hewan kurban di berbagai wilayah Kukar.
Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan ketenangan masyarakat dalam mengonsumsi daging kurban. Perwakilan pemerintah daerah menegaskan bahwa proses penyembelihan adalah titik krusial dalam menentukan status kehalalan pangan. “Dalam Islam, kehalalan makanan dimulai dari proses penyembelihan yang benar, sehingga keahlian para petugas ini harus terus ditingkatkan agar sesuai standar syariat dan kesehatan,” ungkap pihak Pemkab Kukar saat memberikan arahan.
Selain aspek syariat, pelatihan ini juga mencakup edukasi mengenai prinsip kesejahteraan hewan serta teknik pemotongan yang higienis sesuai standar kesehatan masyarakat veteriner. Melalui inisiatif ini, Pemkab Kukar berharap seluruh hewan kurban yang dipotong di wilayah tersebut memenuhi syarat ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal). Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat ekosistem produk halal di Kalimantan Timur.

