By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Saat Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Ekonomi & Bisnis > OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Saat Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas
Ekonomi & Bisnis

OJK Jatuhkan Denda Rp2,1 Triliun Saat Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Oktober 18, 2026 6:01 am
By Redaksi Kaltimfocus
2 Min Read
Share
Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) yang tengah memperketat pengawasan di tengah ancaman penurunan status pasar modal Indonesia oleh MSCI. (Sumber: BBC News Indonesia)
SHARE

JAKARTA – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menjatuhkan sanksi administratif berupa denda fantastis senilai Rp2,1 triliun terhadap sejumlah pihak yang terbukti melakukan manipulasi perdagangan saham di Jakarta guna menjaga integritas pasar modal nasional. Langkah tegas ini diambil pada pekan ini di tengah situasi krusial, di mana Morgan Stanley Capital International (MSCI) tengah membuka konsultasi publik mengenai potensi penurunan status pasar saham Indonesia dari Emerging Market menjadi Standalone Market.

Ancaman penurunan kasta oleh MSCI tersebut menjadi sorotan tajam karena kategori Standalone Market berada dua tingkat di bawah status Indonesia saat ini, yang secara praktis akan menyejajarkannya dengan pasar saham negara seperti Zimbabwe. Evaluasi ini dipicu oleh kekhawatiran terkait likuiditas dan transparansi di pasar modal dalam negeri. OJK pun merespons situasi ini dengan memperketat pengawasan terhadap praktik-praktik ilegal yang merusak ekosistem bursa.

Terkait penegakan hukum tersebut, pihak regulator menegaskan bahwa langkah ini merupakan bagian dari perlindungan konsumen dan investor global. “OJK secara konsisten melakukan pengawasan ketat dan memberikan sanksi tegas terhadap setiap pelanggaran di sektor pasar modal untuk menciptakan iklim investasi yang sehat dan terpercaya,” tegas perwakilan OJK dalam keterangan resminya.

Hingga saat ini, pelaku pasar masih menunggu hasil konsultasi MSCI yang akan sangat menentukan arus modal asing di masa depan. Jika penurunan status benar-benar terjadi, Indonesia berisiko kehilangan aliran dana dari investor institusi global yang selama ini mengacu pada indeks MSCI. Upaya perbaikan regulasi dan pemberantasan manipulasi saham diharapkan mampu meyakinkan lembaga internasional agar status Emerging Market tetap dipertahankan.

TAGGED:Bursa Efek Indonesiaekonomi bisnismanipulasi perdagangan sahamMSCIOJKpasar saham
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Bareskrim dan BNN Gerebek Diskotek di Penjaringan Jakarta Utara
Next Article Demo Ricuh di Albania: Mahasiswa Protes Biaya Hidup dan Proyek Jared Kushner

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

Pertamina Host ASCOPE ke-51: Perkuat Resiliensi Energi ASEAN
Ekonomi & Bisnis
Polres Berau Dorong Pembangunan Sirkuit Permanen untuk Atasi Balap Liar
Daerah
Pemuda Kaltim Borneo Kind Tanam 1.000 Pohon di Lahan Bekas Karhutla
Daerah
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia vs Daya Beli Masyarakat yang Terhimpit
Ekonomi & Bisnis

You Might Also Like

Blackout Sumatra Makan Korban dan Rugi Bisnis, PLN Wajib Beri Kompensasi
MIND ID Gandeng 90 Persen Pemasok Lokal Demi Jaga Kedaulatan Ekonomi
Kemnaker dan GoTo Tingkatkan Literasi Digital TKM Kuliner di Bandung
Dampak Ekspor Diesel AS terhadap Ekonomi Amerika Latin dan Eropa
Kakao Fermentasi Karangan Kutim Tembus Pasar Bandung, Pasok 2 Ton per Bulan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?