MOSKOW – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso secara tegas mendorong perluasan akses pembiayaan bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam pertemuan BRICS Trade and Investment Ministers’ Meeting (TMM) yang berlangsung di Moskow, Rusia, baru-baru ini. Langkah strategis ini diambil guna memperkuat daya saing pelaku usaha lokal di pasar global serta memastikan integrasi UMKM ke dalam rantai pasok internasional melalui sistem perdagangan multilateral yang berbasis aturan, transparan, dan inklusif.
Dalam forum bergengsi tersebut, Budi Santoso menekankan bahwa akses permodalan tetap menjadi tantangan utama bagi pelaku usaha kecil untuk naik kelas. “Dukungan terhadap UMKM melalui perluasan akses pembiayaan dan penguatan sistem perdagangan berbasis aturan sangat krusial untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif serta berkelanjutan bagi negara-negara berkembang,” ujar Budi Santoso dalam keterangannya.
Selain masalah pembiayaan, Mendag juga menyoroti pentingnya digitalisasi dan penyederhanaan regulasi perdagangan untuk mempermudah UMKM menembus pasar negara-negara anggota BRICS. Upaya ini diharapkan dapat membuka peluang ekspor yang lebih luas bagi produk unggulan Indonesia, sekaligus memberikan proteksi yang adil bagi para pelaku usaha domestik di tengah persaingan ekonomi global yang kian dinamis.

