By using this site, you agree to the Privacy Policy and Terms of Use.
Accept
Kaltimfocus Kaltimfocus
Notification Show More
Font ResizerAa
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Reading: Indonesia Tetap Impor 150 Juta Ton Minyak Rusia Meski Sanksi AS Berlaku
Share
Font ResizerAa
Kaltimfocus Kaltimfocus
  • Daerah
  • Ekonomi & Bisnis
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Olahraga
  • Pemerintah
  • Teknologi
  • Lainnya
Search
  • Home
  • Categories
    • Daerah
    • Ekonomi & Bisnis
    • Hukum & Kriminal
    • Internasional
    • Olahraga
    • Pemerintah
    • Teknologi
    • Lainnya
  • Bookmarks
  • More Foxiz
    • Sitemap
Have an existing account? Sign In
Follow US
  • Advertise
© 2022 Foxiz News Network. Ruby Design Company. All Rights Reserved.
Kaltimfocus > Blog > Ekonomi & Bisnis > Indonesia Tetap Impor 150 Juta Ton Minyak Rusia Meski Sanksi AS Berlaku
Ekonomi & Bisnis

Indonesia Tetap Impor 150 Juta Ton Minyak Rusia Meski Sanksi AS Berlaku

Redaksi Kaltimfocus
Last updated: Mei 19, 2026 6:02 am
By Redaksi Kaltimfocus
1 Min Read
Share
Kegiatan distribusi minyak mentah untuk mendukung ketahanan energi nasional Indonesia. (Sumber: Sindikasi economy.okezone.com)
SHARE

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menegaskan komitmen Indonesia untuk tetap mengimpor 150 juta ton minyak mentah dari Rusia guna memperkuat ketahanan energi nasional di Jakarta pada pekan ini. Keputusan strategis ini diambil pemerintah sebagai langkah antisipatif dalam menjaga stabilitas pasokan energi dalam negeri di tengah dinamika geopolitik global yang belum menentu.

Kebijakan tersebut dipastikan tetap berjalan sesuai rencana meskipun Amerika Serikat (AS) telah secara resmi mencabut kebijakan pelonggaran sanksi bagi produk minyak dan gas bumi asal Moskow. Pihak berwenang menyatakan bahwa kepentingan nasional dalam mengamankan ketersediaan bahan baku energi menjadi prioritas utama saat ini. “Langkah ini dipastikan tak goyah meskipun Amerika Serikat telah secara resmi mencabut kebijakan pelonggaran sanksi bagi produk minyak dan gas bumi,” tulis pernyataan resmi terkait kebijakan tersebut.

Selain menjaga volume pasokan, kerja sama impor dengan Rusia ini diharapkan dapat memberikan alternatif harga yang lebih kompetitif bagi pasar domestik. Pemerintah juga terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memitigasi risiko teknis maupun transaksi keuangan agar proses pengapalan minyak tetap berjalan lancar tanpa hambatan berarti dari aturan internasional yang ada.

TAGGED:Amerika SerikatESDMImpor MinyakKetahanan EnergiRusiasanksi ekonomi
Share This Article
Facebook Email Print
Previous Article Penembakan di Mersin Turki: Remaja Lepaskan Tembakan, 4 Tewas dan 8 Luka
Next Article WHO Tetapkan Wabah Ebola Kongo Darurat Internasional, 100 Orang Meninggal

Stay Connected

FacebookLike
XFollow
YoutubeSubscribe
TelegramFollow
- Advertisement -
Ad image

Latest News

DPRD Samarinda Ancam Segel Truk Penyebab Tumpahan Material di Jalan
Daerah
Pemkab Mahulu Gelar Kick Off Bulan Anti Rabies 2026 di Ujoh Bilang
Daerah
Pedagang Atribut HUT RI Mulai Ramaikan Jalanan Samarinda
Daerah
Polisi Periksa 7 Saksi Kasus Pengeroyokan Pemuda Hingga Tewas di Morowali
Hukum & Kriminal

You Might Also Like

Rencana Penarikan Bea Cukai di Bandara AS Picu Ancaman Kekacauan Ekonomi
BI dan Kemenag Kaltim Perkuat Literasi Wakaf Kampus untuk Ekonomi Syariah
Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon, Suriah, dan Gaza Meski AS-Iran Berupaya Damai
Harga Minyak Dunia Turun Usai AS-Iran Sepakat Damai Melalui Pakistan
Kakao Fermentasi Karangan Kutim Tembus Pasar Bandung, Pasok 2 Ton per Bulan
Kaltimfocus Kaltimfocus
© 2026 Kaltimfocus. All Rights Reserved.
  • Kebijakan Privasi
  • Kode Etik Jurnalistik
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Kontak Redaksi
Bergabunglah dengan kami!
Berlangganan buletin kami dan jangan pernah ketinggalan berita terbaru, podcast, dan lainnya.
Bebas spam, berhenti berlangganan kapan saja.
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lost your password?