KYIV – Sebanyak 38 orang dilaporkan tewas dalam insiden ledakan beruntun yang mengguncang sebuah fasilitas amunisi di Kyiv, Ukraina, pada pekan ini setelah diluncurkannya serangan udara oleh pasukan militer Rusia. Peristiwa tragis ini memicu kerusakan parah pada sejumlah bangunan di sekitar lokasi kejadian dan menyebabkan kepanikan luar biasa bagi warga sipil yang berada di radius zona ledakan tersebut.
Ledakan hebat tersebut dipicu oleh hantaman proyektil Rusia yang mengenai cadangan bahan peledak di dalam fasilitas militer tersebut, hingga menimbulkan efek domino ke area sekitarnya. Tim penyelamat hingga kini masih berupaya melakukan evakuasi di bawah reruntuhan bangunan yang hancur, mengingat besarnya kekuatan getaran yang merusak infrastruktur publik di wilayah Kyiv.
Menanggapi situasi darurat tersebut, salah satu otoritas keamanan setempat memberikan keterangan resmi mengenai dampak kerusakan yang terjadi. “Ledakan ini merupakan salah satu yang terdahsyat di wilayah Kyiv, di mana korban jiwa terus bertambah seiring proses evakuasi yang masih berjalan di lokasi fasilitas amunisi tersebut,” ujar juru bicara militer setempat dalam konferensi pers terbatas.

