JAKARTA – Pemerintah Indonesia tengah mempersiapkan skema penghasilan bagi para lulusan baru kedokteran yang akan menjalani program dokter magang atau internship di seluruh wilayah Indonesia pada tahun 2026 mendatang. Langkah ini diambil untuk memastikan distribusi tenaga medis merata sekaligus memberikan kompensasi yang layak bagi para dokter muda yang sedang menempuh tahap awal karier profesional mereka di berbagai fasilitas kesehatan milik pemerintah maupun swasta.
Besaran gaji atau bantuan biaya hidup (BBH) bagi para peserta internship ini dirancang untuk mengikuti standar biaya hidup dan beban kerja di masing-masing daerah penempatan. Terkait hal tersebut, salah satu otoritas kesehatan menyatakan bahwa struktur penggajian memang dirancang secara bertahap. “Gaji seorang dokter di Indonesia umumnya dimulai dari tahap awal dengan penghasilan terbatas, lalu meningkat seiring pengalaman dan jenjang karier,” jelasnya saat memaparkan prospek kesejahteraan tenaga medis.
Program internship sendiri merupakan fase krusial di mana para dokter mengaplikasikan ilmu kedokteran secara langsung di lapangan sebelum mendapatkan izin praktik mandiri secara penuh. Melalui penyesuaian anggaran di tahun 2026, diharapkan minat para dokter muda untuk bertugas di daerah terpencil semakin meningkat, didukung oleh skema insentif yang lebih kompetitif dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

